Penjualan Produk Makanan Mengandung Lemak Babi Dicampur dengan Produk Lain

MERAPI-Zaini Arrosyid Petugas periksa produk mengandung lemak babi
MERAPI-Zaini Arrosyid
Petugas periksa produk mengandung lemak babi

TEMANGGUNG (MERAPI) – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Temanggung masih menemukan produk makanan dengan kandungan babi dijual bercampur produk lain dengan label halal di swalayan, saat pentauan produk makanan, Rabu (8/5).

Kepala Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Temanggung Ronny Nurhastuti mengatakan Disperindagkop dan UMKM menegur pengelola swalayan dan memerintahkan untuk memisah dalam penjualannya. ” Produk makanan mengandung babi boleh dijual tetapi harus dipisahkan dan diberi tanda khusus,” kata Ronny Nurhastuti, disela pantauan produk makanan.

Dia mengatakan pantauan produk makanan pada Rabu dilakukan di Kecamatan Kranggan dan Temanggung, kedepan akan dilanjutkan di sejumlah kecamatan termasuk di pasar tradisional. Tujuan kegiatan perlindungan konsumen di Temanggung, karena biasanya jelang hari raya konsumen mengalami panicbuying atau semua produk dibeli tanpa mengetahui yang dibeli itu halal atau tidak.

Dia mengemukakan di toko Mahkota Kranggan ditemukan cornet babi dicampur penjualannya dengan produk lain, produk makanan manusia dicampur makanan ternak. Sedang di toko Laris Temanggung ditemukan produk mie dari Korea mengandung lemak babi dicampur penjualannya dengan mie lainnya.

Dia menyampaikan untuk parcel, pengelola sudah menyampaikan tanggal kadaluarsa di luar paket, sehingga tidak perlu membongkarnya untuk memeriksa, ” Saya berharap semua produk yang dijual disini sesuai dengan yang didalamnya,” katanya.

Dikatakan produk yang harus dipantau pihaknya sangat banyak, diantaranya mie instan es cream dan softdrink produk dari Thailand dan dan Korea. Produk tersebut mengandung babi, yang meski boleh dijual tetapi penjualannya harus dipisah. (Osy)

Read previous post:
Yuk Saksikan Festival Crossborder Skouw, Ini Agendanya

SKOUW (MERAPI)– Kemeriahan dipastikan akan terjadi di Festival Crossborder Skouw 2019. Agendanya pun super padat. Rabu (8/5/2019), digelar rapat terakhir

Close