Generasi Millenial dan Komunitas Motor Harus Jadi Pelopor Keselamatan

MERAPI-Istimewa Warga semarakkan Glorifikasi Millenial Road Safety Festival.
MERAPI-Istimewa
Warga semarakkan Glorifikasi Millenial Road Safety Festival.

TEMANGGUNG (MERAPI) – Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo mengatakan generasi millenial dan komunitas motor harus yang terdepan sebagai pelopor keselamatan berkendara di jalan raya. Sebab, dalam beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan kecelakaan yang didominasi kaum remaja dan produktif.

“Kita harus menekan angka kecelakaan lalu lintas, hindari kecelakaan dengan patuhi aturan lalu lintas. Kecela kaan lalu lintas dapat dihindari dengan kepedulian semua pihak,” kata Kapolres Temanggung Wiyono Eko Prasetyo, Senin (18/2).

Dia mengatakan Polres Temanggung gencarkan kampanye keselamatan berlalulintas dengan sasaran pelajar, komunitas motor, tukang ojek, komunitas hobby dan berbagai elemen masyarakat. Satu diantaranya adalah kegiatan bertajuk Glorifikasi Millenial Road Safety Festival yang dilaksanakan di alun-alun kabupaten setempat, Mingggu (17/2).

Kegiatan, tambahnya, diikuti setidaknya 500 orang. Acaranya, senam kolosal millenia, jalan sehat, deklarasi keselamatan berkendaraan, testimoni korban kecelakaan dan pentas kesenian tradisional.

Dia mengatakan kecelakaan lalu lintas di Jawa Tengah hampir tiap hari. Angkanya rata-rata 51 kejadian dengan 9 orang meninggal dunia. Kecelakaan itu, juga terjadi di Temanggung, yang juga ada korban meninggal dunia, luka baik berat dan ringan. Korban material juga tidak kalah besarnya, mulai dari rusaknya kendaraan maupun sasaran yang tertabrak.

Kecelakaan dapat berdampak terganggunya dalam beraktivitas, karena cacat dan lainnya. Bisa jadi korban kecelakaan menjadi tidak seproduktif semula. ” Makanya hentikan pelanggaran lalu lintas, sebab bisa berdampak kecelakaan lalu lintas,” katanya.

Dia mengatakan pada semua komunitas terutama komunitas motor untuk bersama kampanye dan menjadi contoh tertib berlalu lintas, yang kedepan tertib berlalu lintas menjadi sebuah budaya hidup masyarakat. (Osy)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Nilai Harga Diri

FENOMENA caleg (calon legislatif) “menggadaikan” harga diri politiknya sudah lama dan sangat sering terjadi. Tidak mahal-mahal, disodori uang lima ratus

Close