Kebugaran Fisik Tunjang Kemabruran Haji

MERAPI-SYAHRUDDIN/MCH2019  Peserta senam sehat haji di Madinah
MERAPI-SYAHRUDDIN/MCH2019
Peserta senam sehat haji di Madinah

MADINAH (MERAPI) – Jemaah haji diharapkan memiliki kesadaran yang tinggi jelang puncak ibadah haji. Sebab dengan kesehatan tersebut, akan dapat melakukan kegiatan peribadatan dengan baik.

“Harus selalu diingatkan. Upaya promotif preventif juga lebih digalakkan. Apalagi banyak jemaah resiko tinggi (risti) dan lansia sehingga kesehatan harus dijaga. Budaya sehat menjadi prioritas sejak awal,” jelas Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi 2019 dr Indro Murwoko kepada tim Media Center Haji (MCH) 2019 sela acara senam sehat jemaah haji di lingkungan hotel Sektor 5 Madinah, Senin (22/7). Dalam kesempatan tersebut dicanangkan Gerakan Tiga Sukses dan Sehat Haji, yakni Gerakan senam kebugaran jasmani, Gerakan minum air minerak bersama dan Gerakan berkacamata hitam bersama.

Pihaknya mencontohkan, budaya minum harus dibangun jemaah haji. Hal itu yang belum membudaya sejak di tanah air. Apalagi, banyak penyakit yang muncul di kalangan jemaah haji dengan pemicu dehidrasi karena kekurangan cairan sehingga berdampak pada kesehatan.

Termasuk pemakaian kacamata hitam pun menjadi anjuran. Kondisi yang kering dan panas bukan tidak mungkin akan berdampak pada penglihatan. Sehingga kacamata hitam akan melindungi fungsi kesehatan mata.

“Akan melindungi dari infeksi, iritasi, ultraviolet yang dapat mengganggu penglihatan,” jelasnya.

Sedang untuk senam menurut Indro akan memperbaiki sirkulasi badan. Pasalnya selama ini aktivitas jemaah labih banyak di kamar. Saat dalam perjalanan juga kebanyakan dengan posisi diam.

“Sehingga dengan gerakan, sirkulasi akan memperbaiki kondisi tubuh. Meski dengan ringan yang dapat dilakukan jemaah risti maupun lansia, kesehatan tetap bisa diperoleh,” sambungnya.

Sementara Kasektor 5 Madinah yang juga penggagas acara Dr H Khalillurahman mengatakan, pihaknya menangkap semangat jemaah yang muncul. Sehingga ia merasa perlu untuk memfasilitasi agar dapat membantu jemaah memperoleh kesehatan.

“Ada semangat, ada lokasi, ada peluang dan ada SDMnya,” sebut Khalil.

Kegiatannya ini menurut Khalil juga sudah mendapat respon baik dari pemerintah Saudi yang diharapkan akan menjadi inspirasi sektor lain untuk mengadakan acara serupa. Bahkan nantinya ia berharap bisa dilaksanakan di Makkah maupun gelombang II yang akan ke Madinah setelah puncak haji.

Kepala Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari menyebut kegiatan ini sebagai ikhtiar mewujudkan jemaah dengan fisik yang kuat. Sebab ibadah haji membutuhkan fisik kuat agar mampu menjalankan tiap prosesnya dengan sempurna.

“Menjaga keseimbangan gizi, menjaga kebugaran sangat penting. Karena itu kami canangkan jemaah haji yang sehat untuk mendapatkan haji mabrur dengan menjaga kebugaran,” ucap Jauhari. (Feb)

Read previous post:
TAMAN WISATA SINGOSARI – Objek Wisata Baru Desa Wukirsari

IMOGIRI (MERAPI) - Merebaknya destinasi wisata di wilayah Kabupaten Bantul terutama di sekitar Kecamatan Dlingo dan Imogiri, memacu desa lain

Close