PURI MATARAM DIKELOLA BUMDES TRIDADI MAKMUR-Hadirkan Wisata Kuliner Sampai Edukasi

MERAPI-SULISTYANTO
Sebagian pedagang di Pasar Ndelik di kompleks Puri Mataram.

INGIN menikmati suasana santai sekaligus berwisata kuliner? Satu di antaranya dapat datang ke kawasan Puri Mataram di Drono Tridadi Sleman. Letaknya tak jauh dengan Kampung Flory Jugang Pangukan Sleman. Beberapa pejabat pun pernah berkunjung di Puri Mataram, tak ketinggalan mencicipi makanan-minuman yang disediakan pedagang Pasar Ndelik maupun di Joglo Resto.

Menurut manajer Puri Mataram Resto & Wahana Wisata, Erlangga, kegiatan Pasar Ndelik digelar setiap Minggu mulai pukul 07.00 sampai 13.00 dengan mengikutsertakan delapan kelompok ibu-ibu PKK. Selain Minggu, biasa juga buka setiap liburan sekolah serta saat ada tamu-tamu penting. Seperti halnya, beberapa waktu lalu rombongan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla setelah membuka muktamar Pemuda Muhammadiyah di UMY lalu ke Puri Mataram. Bersama rombongan ada pula Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan Bupati Sleman Drs Sri Purnomo MSi.

“Kekhasan Pasar Ndelik di kompleks Puri Mataram, misalnya menyediakan aneka makanan dan minuman tradisional, lawas atau jadul,” ungkap Erlangga yang biasa disapa Angga kepada Merapi, baru-baru ini.

Sedangkan Joglo Resto lebih beragam menyediakan makanan maupun minuman. Masakan yang dapat dipilih, misalnya berbahan ayam, nila, gurami, tahu, tempe dan telur. Aneka sayur, antara lain dimasak lodeh, oseng, sop serta tumis. Tak ketinggalan tersedia aneka makanan ringan dan buah segar. Sedangkan minumannya seperti aneka jus buah, kopi dan aneka wedangan tradisional mulai dari wedang uwuh sampai kunyit asam jahe. Resto ini buka dari pagi sampai malam hari pukul 21.00 dan melibatkan 25 kru.

“Puri Mataram ini dikelola Bumdes Tridadi Makmur Desa Tridadi Sleman. Selain ada manajer, ada juga kepala unit antara lain untuk resto saat ini dipegang Warsono. Sedangkan kepala unit wahana wisata dipegang Tori dan sarana-prasarana oleh Sudiryanto,” jelas Angga.

Aneka makanan dan minuman di Joglo Resto, lanjutnya, khusus disediakan bagi konsumen reguler. Lain halnya dengan konsumen yang ingin reservasi (pesan) tempat, misalnya untuk rapat, arisan, kopdar/gathering dapat memilih joglo lain, misalnya Joglo Nusantara, Lotus, Ndelik dan Pemancingan. Joglo Nusantara yang bisa menampung 150 orang dapat juga digunakan untuk resepsi pernikahan. Tak jarang juga biasa untuk menerima tamu studi banding, pelatihan-pelatihan sampai menjadi lokasi start/finish kelompok hash house harriers (jelajah alam).

“Sedangkan wahana wisata yang sudah ada di Puri Mataram, yaitu Taman Bunga dengan 20 titik spot foto, misalnya ada gerobak sapi, rumah panggung dan miniatur Tugu Pal Putih. Wahana wisata lainnya Taman Kelinci dan Becak Air. Akhir Februari ini, rencana dibuka dua wahana wisata yaitu Taman Kitiran dan Tangkap Ikan maupun Terapi Ikan. Mulai dari anak-anak sampai lansia akan bisa mendapatkan berbagai edukasi di wahana-wahana ini,” bebernya.(Yan)



Read previous post:
ANGKAT DUNIA PARIWISATA – Pemkab Gunungkidul Kembangkan “E-Tourism”

WONOSARI (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul akan mengembangkan e-Tourism untuk mengangkat dunia pariwisata dan memudahkan para wisatawan mengakses informasi

Close