• Rabu, 7 Desember 2022

Destinasi wisata sejarah, ini makna gambar ayam merah di batu makam Sultan Hasanudin

- Rabu, 9 November 2022 | 19:55 WIB
Makam Sultan Hasanuddin (Foro : Koleksi Andi)
Makam Sultan Hasanuddin (Foro : Koleksi Andi)

HARIAN MERAPI - Banyak destinasi wisata yang cukup menarik dikunjungi di Sulawesi Selatan, salah satunya adalah lokasi wisata sejarah makam pahlawan nasional Sultan Hasanudin di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Tokoh Makasar ini adalah sosok pemberani terkenal gigih dalam melawan kolonial Belanda yang sengaja menancapkan kekuasaannya di Sulawesi Selatan yang dulu dikenal Ujung Pandang.

Saking beraninya Sultan Hasanuddin, sampai dijuluki Ayam Jantan dari Timur. Bahkan di makam tokoh nasional ini, ada simbol ayam jantan merah di nisan.

Baca Juga: Hari Pahlawan 10 November, Abdi Dalem Kraton Jogja akan gelar Pentas Musikan Mandalasana

Ternyata maknanya, karena sifat pemberani yang luar biasa dan bersifat ksatria yang ditunjukkan Sultan Hasanudin dalam melawan Belanda.

"Sultan Hasanudin adalah pahlawan sangat pemberani dalam berjuang dan berperang melawan penjajah Belanda, " cerita Mursyid warga Makasar.

Sosoknya yang pemberani dalam mengusir penjajahan dari bumi Sulawesi Selatan membuat Belanda memberikan julukan Ayam Jantan dari Timur. Dialah Sultan Hasanuddin, salah satu Pahlawan Nasional Indonesia yang wafat di usia 41 tahun.

Baca Juga: Keppres sudah diteken, Sandy Walsh dan Jordi Amat bisa belam Timnas di Piala AFF 2022

Dikutip dari Indonesia kaya. com, dituliskan Sultan Hasanuddin wafat pada tahun 1670 dan dimakamkan di kompleks Pemakaman Raja-Raja Gowa. Selain dikenal sebagai Pahlawan, dalam hidupnya Sultan Hasanuddin juga dikenal sebagai Raja Gowa yang ke-16.

Ia memegang tampuk kekuasaan selama 17 tahun. Sultan Hasanuddin yang lahir pada tahun 1629 merupakan salah satu Raja Gowa yang terkenal keberaniannya mengusir Belanda dari bumi Sulawesi Selatan.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X