Hindari risiko terkena diabetes, dokter sarankan kurangi minuman manis

- Rabu, 28 September 2022 | 11:15 WIB
Ilustrasi - Gula.  (ANTARA/HO-Sutterstock)
Ilustrasi - Gula. (ANTARA/HO-Sutterstock)



HARIAN MERAPI - Gaya hidup sehat menjadi pengendali berbagai masalah kesehatan, seperti diabetes dan sebagainya.


Berkaitan pola konsumsi, dokter mengimbau untuk mengurangi atau bahkan menghentikan konsumsi minuman manis dengan kandungan gula terlalu tinggi.


Ini untuk menghindari risiko berbagai penyakit, salah satunya diabetes melitus.

Baca Juga: Polisi di NTT tembak DPO pengeroyokan hingga tewas, diperiksa Divisi Propam


"Sebenarnya es teh tawar tanpa gula boleh dikonsumsi, minuman jenis apa saja kalau dengan gula banyak, diimbau jangan," kata dokter Debora Sarah Annetta kepada ANTARA, Rabu.

Anggota Ikatan Dokter Indonesia itu memaparkan dampak yang bisa terjadi bila seseorang mengonsumsi terlalu banyak gula.

Pertama, muncul rasa sering haus dan sering buang air kecil. Kemudian, orang yang terlalu banyak mengonsumsi gula bisa merasa lelah dan pandangannya terasa kabur.

Jika tidak dikendalikan, konsumsi gula berlebihan dapat berujung menjadi penyakit diabetes melitus yang tidak bisa disembuhkan, hanya bisa dikontrol.

Baca Juga: UMY berikan Alumni Awards 2022 secara luring, berikut ini nama-nama penerimanya

Penderita penyakit diabetes melitus harus rutin mengontrol gula darah dan minum obat agar penyakit bisa dikendalikan.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini lho dampak nitrogen cair bila tertelan

Selasa, 17 Januari 2023 | 17:25 WIB
X