• Sabtu, 13 Agustus 2022

KGPAA Paku Alam X Serahkan Penghargaan Lomba Pokdarwis, Desa-Kampung Wisata dan Homestay DIY Tahun 2022

- Selasa, 29 Maret 2022 | 17:30 WIB
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba (Humas Dinpar DIY)
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba (Humas Dinpar DIY)

JOGJA, harianmerapi.com - Dinas Pariwisata DIY menyerahkan penghargaan bagi masing-masing kejuaraan 6 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), desa/kampung wisata dan homestay di DIY pada Senin (28/3/2022) di Pendopo Agung Royal Ambarukmo Yogyakarta.

Pemberian penghargaan tersebut tak lepas dari peran mereka dalam rangka turut mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat agar mewujudkan desa wisata dan destinasi wisata DIY yang terkemuka di Asia Tenggara sesuai peraturan Gubernur DIY No. 40 tahun 2020.

Sebelumnya masing-masing 15 peserta telah melakukan rangkaian lomba Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), desa/kampung wisata dan homestay tingkat DIY seperti seleksi administrasi, verifikasi dan kunjungan lapangan oleh tim juri.

Baca Juga: Lomba Desa Wisata, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin Jagokan Mojoagung

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo S.H., M.Ed dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan lomba Pokdarwis, Desa/Kampung Wisata dan Homestay sebagai upaya pembinaan, pendampingan dan evaluasi terhadap Pokdarwis,

desa/kampung wisata dan homestay berdasarkan standar CBT ASEAN, panduan pengelolaan desa wisata serta indikator penerapan Sapta Pesona dan Sadar Wisata di daya tarik wisata dan destinasi wisata.

Singgih juga mengatakan terdapat 6 kejuaraan masing-masing kategori dengan total penghargaan Rp.176.000.000,-

Dalam acara tersebut, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba disaksikan Bupati/Walikota, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota dan tamu undangan lainnya.

KGPAA Paku Alam X dalam sambutannya menyebut konsep pariwisata DIY sesuai peraturan Gubernur DIY Nomor 40 tahun 2020 adalah pariwisata yang berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Baca Juga: Momen Mengharukan Remaja Laki- Laki di Salatiga Sujud dan Menangis di Kaki Ibunya yang Pernah Dianiaya

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pulau Kangean yang tidak pernah membosankan

Minggu, 17 Juli 2022 | 14:15 WIB

Tour Leader Harus Utamakan Keselamatan Wisatawan

Senin, 27 Juni 2022 | 18:06 WIB
X