• Senin, 26 September 2022

Mengintip Cuan Bisnis Ternak Merpati Kolong di Bantul: Harga Anakan Darah Jawara Tembus Rp 4 Juta

- Selasa, 18 Januari 2022 | 21:16 WIB
Ganjar Wiroyono bersama merpati adik Sapulawan dan anak Raden, kesayangannya. (Foto: Samento Sihono)
Ganjar Wiroyono bersama merpati adik Sapulawan dan anak Raden, kesayangannya. (Foto: Samento Sihono)

BANTUL,harianmerapi.com-Bagi sebagian orang, mungkin tidak ada yang istimewa ketika menyaksikan aksi burung merpati jantan yang terbang secepat panah di udara. Kemudian menukik tajam masuk ke kolong, lalu menghampiri sang betina. cuan bisnis ternak ini ternyata menggiurkan.

Bagi mereka yang memiliki hobi memelihara burung merpati, melihat pertunjukan manuver jagoannya itu, pastinya ada rasa bangga yang muncul.
Apalagi,ternyata hobi memelihara burung merpati bisa mendatangkan keuntungan yang berlipat-lipat.

Hal ini seperti yang dialami oleh Ganjar Wiroyono (43) warga Payak Tengah RT 04, Srimulyo, Piyungan Bantul.Yang perlu diketahui, burung merpati yang dipelihara ayah dua orang anak ini bukanlah sembarangan. Melainkan budidaya burung khusus merpati kolong dengan darahan jawara.

Baca Juga: Warga Kulon Progo Lengah Maling Beraksi: Kunci Menggantung di Jok, Motor Raib Dibawa Kabur

Keuntungan yang didapat bakal semakin tebal kalau dari peternakan dapat melahirkan merpati juara lokal dan nasional. Sang juara inilah yang harganya bakal meroket hingga mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Saat berbincang dengan Merapi, Senin (17/1/2022), dia menyebut terjun ke bisnis ini, memang membutuhkan modal yang cukup lumayan. Ganjar mengakui harus merogoh kocek besar, untuk memulai ternak pada tahun 2016 silam.

Ongkos terbesar Ganjar adalah ketika membeli indukan merpati dengan trah juara seperti cucu Kenwood, cucu Garong, anak exotis, adik Sapulawan, anak Raden, serta anak Florida dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Berawal dari Kesamaan Hobi, Anak-anak Muda Padukuhan Sungapan Bantul Membangun Kampung Kelinci Milenial

"Dalam waktu dekat ini, saya juga mempunyai rencana untuk mengambil materi baru lagi. Tapi baru mempersiapkan kandang," beber Ganjar.
Dari modal awal itu ia ingin meneruskan keturunan legenda merpati kolong. Makanya, dia berusaha keras untuk terus mengembangbiakkan merpati piyikan atau anakan dari sang juara yang mempunyai nilai jual tinggi.

Belakangan, impiannya menjadi kenyataan. Bayangkan, untuk setiap ekor anakan dari ternakahnya dibandrol mulai Rp 750 ribu, hingga Rp 4 juta. Pembelinya pun berasal dari berbagai wilayah di pulau Jawa.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

6 trik budidaya bebek petelur agar produksi 100 persen

Kamis, 22 September 2022 | 10:30 WIB
X