• Senin, 27 Juni 2022

Empat Mahasiswa UGM Sulap Limbah Kulit Durian Jadi Pot Ramah Lingkungan

- Kamis, 2 September 2021 | 05:00 WIB
Limbah kulit durian jadi pot ramah lingkungan hasil olahan mahasiswa UGM. (ANTARA/HO/Humas UGM )
Limbah kulit durian jadi pot ramah lingkungan hasil olahan mahasiswa UGM. (ANTARA/HO/Humas UGM )

YOGYA, harianmerapi.com - Kulit durian yang biasanya dibuang percuma, di tangan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ternyata masih bisa disulap menjadi barang bermanfaat.

Tim mahasiswa UGM, berhasil mengolah limbah kulit durian dan rumput gajah menjadi pot ramah lingkungan atau eco-pot.

Pot ramah lingkungan itu dikembangkan empat mahasiswa UGM, Wikan Wicaksono (Teknologi Pertanian), Nabilah Khansa Mafudzah (Teknologi Pertanian), Dika Anggraeni (Teknologi Pertanian), dan Lukman Yulianto (Teknik Kimia).

Baca Juga: Demi Piknik Saat PPKM, Rela Bayar Joki Hingga Lewat Jalur Tikus

"Kami memanfaatkan limbah kulit durian dan rumput gajah yang jumlahnya cukup melimpah," kata Wikan Wicaksono melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Rabu (1/9/2021).

Menurut dia, kulit durian dan rumput gajah merupakan salah satu limbah organik yang kurang dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sekitar 10-15 persen bagian tanaman pada rumput gajah, kata dia, tidak terkonsumsi oleh ternak dan akan menjadi limbah yang akan dibakar dan menghasilkan abu serta dapat menyebabkan polusi udara.

Baca Juga: Wajan Raksasa di Banguntapan Dikelilingi Tembok di Dalam Tanah

Sementara itu, limbah kulit durian dapat menyebabkan sampah dengan aroma yang tidak sedap.

Padahal, menurut dia, kandungan serat, lignin, dan selulosa yang cukup tinggi pada kulit durian dan rumput gajah dapat digunakan untuk membuat produk yang kuat dan kokoh, yaitu menjadi eco-pot.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X