Food Truck Ramaikan Wisata Kuliner

USAHA kuliner model food truck mempunyai banyak keunggulan. Satu di antaranya dapat berkeliling ke beberapa lokasi, bahkan tak perlu angkat-junjung benda berat yang diperlukan, sebab sebagian sudah tertata dalam mobil ataupun mini truck.

Sebagian pelaku usaha ini pun sudah tergabung dalam suatu komunitas, sehingga bisa saling tukar pengalaman atau wawasan serta berjualan bareng. Seperti halnya, belasan pemilik usaha food truck mempunyai membuka lokasi kuliner bernama Taman Kuliner Food Truck Yogyakarta di kawasan Patangpuluhan Yogya. Baru beroperasi sejak kisaran tiga bulan lalu, mulai pukul 17.00 sampai 24.00. Setiap harinya biasa ada enam sampai 11 mobil.

Menurut warga Kasihan Bantul, Timur GT, para pemilik usaha food truck di lokasi tersebut tergabung dalam komunitas Independen Food Truck. Namun ada pula yang sudah bergabung dengan komunitas lain, artinya tetap dibolehkan bergabung di lebih satu komunitas. Dengan adanya lokasi kuliner tersebut diharapkan pula dapat kian meramaikan atau menyemarakkan wisata kuliner di DIY.

“Tak jarang juga, kami dari pemilik usaha food truck di sini, siangnya sudah berjualan di tempat lain ataupun memeriahkan even-even. Lalu sore atau petang datang ke sini,” kata Timur kepada Merapi, baru-baru ini.

Ditemui di kompleks Taman Kuliner Food Truck Yogyakarta, pemilik usaha es coklat, milkshake dan ricebowl ini mengatakan, sebagian mobil di lokasi kuliner tersebut jenis mobil antik atau tua. Sehingga akan menjadi daya tarik tersendiri, terlebih bagi penggemar otomotif dan bisa untuk latar belakang berselfie-ria. Adapun jenis makanan dan minumannya cukup beragam, seperti aneka minuman kopi, coklat, wedang uwuh, jahe, jus buah, takoyaki, kebab, sate taichan, sosis, kentang goreng, jagung bakar dan steak.

“Konsumen yang datang ke sini lintas umur, mulai anak-anak sampai dewasa. Selain sekadar untuk makan-minum sembari santai dapat juga untuk rapat atau kopdar. Saat ini kami masih nunggu proses pemasangan WiFi kualitas bagus,” tambahnya.

Nauval Akbar salah satu pemilik usaha food truck di kawasan tersebut mengungkapkan, dia sengaja spesial menyediakan aneka minuman kopi arabika berasal dari Gayo. Antara lain ada Gayo wine, long bery, pea bery dan specialty. Selain kopi murni dapat juga dikombinasi dengan susu. Sering juga dibantu adiknya untuk menjaga usaha tersebut, termasuk ketika berjualan dalam suatu even.

“Dengan usaha seperti ini, selain sebagai usaha mencari rezeki halal, semoga juga dapat ikut memeriahkan wisata kuliner di Yogya. Kebetulan juga saya senang minum jenis-jenis kopi berkualitas asal Gayo,” bebernya.

Hal senada diungkap pula Erik asal kawasan Jalan Magelang Sleman, yang menyediakan sejumlah makanan dan minuman seperti kebab, sate taichan dan wedang ronde. Selain dapat berperan dalam menyemarakkan wisata kuliner di Yogya, bahkan diharapkan pula bisa membantu mempermudah warga yang akan mencari makanan/minuman dari sore sampai malam hari. (Yan)

MERAPI-SULISTYANTO
Suasana Taman Kuliner Food Truck Yogyakarta di kawasan Patangpuluhan Yogya.

Read previous post:
Jamu Empon-Empon Dikemas Modern

DEWASA ini, kesibukan masyarakat dalam menjalani aktivitas hariannya kerap berdampak negatif pada kesehatan badan. Lewat minuman kesehatan tradisional berupa jamu

Close