WISATA KULINER PAK TD-Pagi Soto Sapi, Malam Bakmi Jawa

PENYEDIA masakan bakmi Jawa cukup mudah ditemukan. Jenis masakan sudah dikenal berbagai kalangan ini biasa dipesan wujud bakmi rebus maupun goreng. Bagi pecinta bakmi Jawa, bisa datang malam hari ke lokasi kuliner bakmi Jawa Pak TD di Ngemplak Jalan Kramat Sidoarum Godean Sleman. Tak hanya bakmi, pada pagi hari kuliner Pak TD menyediakan soto sapi.

“Kami menyedikan masakan bakmi di malam hari dan soto di pagi hari agar memudahkan masyarakat ketika ingin mencari kuliner. Kebetulan saya dan istri juga penyuka masakan bakmi maupun soto,” kata pemilik lokasi kuliner setempat, Kuntadi atau akrab disapa Pak TD, belum lama ini.

Dia tidak membuat sendiri masakan bakmi Jawa maupun soto sapi. Dia menggunakan tenaga masak yang sudah memiliki pengalaman mengolah dua kuliner itu. Bakmi Jawa dengan ayam kampung diolah tangan warga asal Gunungkidul yang sudah terkenal cita rasa bakminya. Jam buka bakmi Jawa sekitar pukul 17.00 sampai tengah malam, namun kalau cepat habis sebelum pukul 23.00 WIB sudah tutup

Sebelum membuka aneka masakan bakmi Jawa dan rica-rica ayam, pihaknya survei ke Gunungkidul yang sudah lama dikenal dengan olahan bakmi Jawa. Suatu saat menemukan gerobak bakmi Jawa di Gunungkidul yang sudah tak terpakai, lalu dibelinya. Tak ketinggalan bisa menemukan tenaga yang piawai memaksa bakmi Jawa serta bersedia tinggal di rumahnya. Selain pada tampilan gerobaknya, kekhasan bakmi Jawa antara lain dimasak menggunakan bahan bakar arang dan daging ayamnya menggunakan ayam kampung.

“Selain masyarakat umum, penggemar gowes pada pagi maupun malam hari senang juga makan-makan dan minum-minum di sini sembari nyantai sejenak,” ujar suami dari Ratih Listyorini itu.

Sedangkan soto sapi Pak TD buka pukul 06.00 WIB sampai sore sekitar pukul 16.00 menyediakan menu andalan soto daging sapi. Tersedia juga aneka gorengan dan bisa dipesan dalam keadaan masih panas yaitu pisang goreng, tempe garit, mendoan serta bakwan.Bahkan usaha kateringnya, Sekar Anpena Catering (SAC) juga sudah biasa menerima pesanan bakmi Jawa dan soto sapi.

Anak sulung Pak TD, Adikara menjelaskan, antara yang masak soto sapi maupun bakmi Jawa berbeda orang. Pada awal berdiri, sekitar dua tahun lalu hanya menyediakan soto sapi saja dari pagi sampai sore. Dalam perkembangannya, sore sampai malam disambung dengan kuliner bakmi Jawa.

“Pagi sampai siang, saya sendiri yang mengkoordinir dengan tukang masak soto ada tersendiri. Sore sampai malam hari, bapak dan ibu saya dengan tukang masak bakmi Jawa sudah berpengalaman asal Gunungkidul,” tutur Adikara.

Lokasi kuliner Pak TD yang bernuansa pedesaan dan dikelilingi areal persawahan menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan banyak yang merasa cocok juga untuk makan-makan sembari menikmati suasana santai. Ada lagi yang senang foto-foto dengan latar belakang tanaman padi yang menghijau, sudah menguning (siap panen) maupun beberapa tahapan ketika petani mengolah sawah.

“Bangunannya bernuansa Jawa, seperti limasan dan joglo menjadi daya tarik tersendiri juga. Apalagi kami juga menyediakan tempat untuk pertemuan atau rapat dengan daya tampung bisa sampai sekitar 80 orang,” jelas Adi. (Yan)

Read previous post:
HUT Pertama, Gerakan Anak Bangsa Gelar Baksos

GERAKAN Anak Bangsa (GAB) mengadakan bakti sosial ke yayasan anak yatim Darul Kiffah Ma'sum yang beralamat di Wonokromo Pleret Bantul

Close