Dengan Kolam Terpal, Budidaya Lele Lebih Hemat Air

MERAPI-SULISTYANTO
Budidaya lele di kolam terpal bulat ada beberapa keunggulan.

SELAIN di kolam tanah maupun bak kolam, budidaya ikan lele bisa juga menggunakan kolam terpal bulat. Kerangka untuk memasang terpalnya, antara lain bisa memilih kawat besi dan bisa dipesan di tukang las.

Keunggulan dari kolam seperti ini antara lain lebih praktis, murah, efisien dan bisa menampung lebih banyak lele. Bahkan dapat menghemat air, sebab tak perlu ada sirkulasi air masuk maupun keluar. Selain itu budidaya lele juga tak membutuhkan aerator atau piranti yang mendukung pasokan oksigen.

Beberapa alasan tersebut menjadikan Wakimin lebih senang membudidayakan ikan lele menggunakan kolam terpal bulat. Sedangkan untuk air tawar lainnya, yakni nila merah biasa dicampur bawal menggunakan bak kolam maupun kolam tanah.

Dalam satu kolam terpal, ia biasa menebar 2500 bibit ikan lele. “Mulai dari tebar bibit sampai panen, bahkan bisa tak perlu ganti air. Tapi ketika muncul bau, cukup mengurangi air bagian bawah kolam. Tidak sulit, karena kolam ini dilengkapi piranti saluran pembuangan air terbuat dari pipa peralon serta ada kran khususnya,” ungkap Wakimin.

Warga Margoluwih Sleman ini menambahkan, saluran pipa tersebut digunakan juga ketika memanen lele. Lalu jika air kolam berkurang cukup ditambah air secukupnya dengan menggunakan selang. Ia pun menghindari memberi pakan sembarangan, sebab bisa memicu bau. Pakan rutinnya dengan menggunakan pelet buatan pabrik, pada pagi dan sore hari.

“Untuk tebaran 2.500 ekor bibit lele, rata-rata membutuhkan sembilan karung pelet sampai waktunya dipanen,” terangnya.

Sedangkan jenis ikan bawal dan nila merah yang dibudidayakan di kolam tanah, biasanya dipancingkan. Tak jarang ada mancing mania yang memilih memancing pada malam hari sampai pagi, yaitu antara pukul 20.00 sampai 08.00, namun ada pula yang selesai sebelum subuh. Mayoritas digunakan sebagai ajang untuk hiburan dan para mancing manianya biasa pensiunan.

“Saya sengaja membuatkan gazebo di kompleks kolam, bisa untuk nyantai sambil mancing. Kalau malam hari juga bisa sambil melihat kunang-kunang ketika cuacanya cerah,” jelas Wakimin. (Yan)

Read previous post:
Labuhan Gunung Merapi Hanya Diikuti Abdi Dalem Keraton Yogyakarta

SLEMAN (MERAPI) - Prosesi upacara adat Labuhan Gunung Merapi dalam rangka "Tingalan Dalem" atau peringatan naik tahta Raja Keraton Yogyakarta

Close