Kulit Kelapa pun Bisa Dijadikan Pot

Bagian kulit kelapa dapat dijadikan pot untuk tanaman sayur oleh KTD Sumber Rejeki.(MERAPI-SULISTYANTO)

KELOMPOK Tani Dewasa (KTD) Sumber Rejeki di kawasan Gowongan Jetis Yogya memiliki 42 anggota, baik ibu-ibu maupun bapak-bapak. Segenap anggota mempunyai semangat bercocok tanam, bahkan berusaha bisa menyebarkan ‘virus’ bercocok tanam kepada warga sekitar yang tak tergabung di KTD Sumber Rejeki.

“Berbagai usaha kami lakukan agar semangat bercocok tanam aneka tanaman bermanfaat seperti sayur, buah-buahan, tanaman obat dan tanaman hias tak pernah kendor. Bahkan, bercocoktanam di lahan terbatas pun sangat bisa dilakukan,” ungkap Ketua KTD Sumber Rejeki, Endang Susilowati kepada Merapi, Rabu (10/2).

Beberapa kiat bercocok tanam di lahan terbatas, sebutnya, antara lain menggunakan aneka jenis pot, plastik polybag dan planterbag. Selain itu berbagai barang bekas juga dapat dimanfaatkan sebagai pot, misalnya kaleng bekas tempat krupuk, plastik bekas kemasan minyak goreng dan ember rusak. Bahkan belum lama ini menemukan ide menggunakan kulit kelapa muda, tentu saja masih ada bathoknya, bagian bawah diratakan dan diberi beberapa lubang dengan cara di bor.

“Ide menggunakan kulit kelapa muda, sebenarnya cukup sepele. Kami setelah membeli kelapa muda atau degan kok merasa eman-eman jika kulitnya hanya dibuang. Akhirnya setelah beberapa kali diskusi, ada baiknya juga bisa dijadikan pot, misalnya untuk menanam beberapa jenis sayur,” kenangnya.

Ditambahkan, ketika dikonsultasikan dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kemantren Jetis Yogya, Evy Kusumastuti SP, pemanfaatan kulit kelapa muda untuk pot termasuk ide kreatif. Selain bisa memanfaatkan bahan alami yang tak perlu mengeluarkan banyak biaya, keunggulan lainnya seperti mudah dicari seperti datang ke sentra-sentra penjualan es degan atau minuman kelapa muda serta bisa lebih awet. Pasalnya, di bagian dalam kulit kelapa atau sepet masih ada bathoknya.

Sementara itu, Evy Kusumastuti menjelaskan, dengan ditambah campuran media tanaman yang tepat, lanjutnya, aneka jenis sayur seperti sawi, bayam Brazil, loncang, kangkung dan cabe dapat ditanam di pot terbuat dari kulit kelapa. Pemupukan rutin tak kalah penting, serta bisa menerapkan organik atau tanpa pupuk/obat-obatan kimia. Ia juga menilai, meski anggota Sumber Rejeki Gowongan banyak yang lansia, namun semangat untuk bercocoktanam seperti aneka jenis sayur, tanaman obat, hias dan tanaman buah dalam pot (tabulampot) sangat tinggi. Terbatasnya lahan, tak menjadi kendala. Tak sedikit di pinggir gang atau lorong jalan mudah ditemukan aneka tanaman bermanfaat yang model ditanam di pot, digantung, menggunakan rak-rak maupun dirambatkan.

“Tak hanya soal bercocoktanam, tapi ada juga yang membuat olahan-olahan menggunakan bahan lokal atau hasil pertanian, misalnya ada rempeyek dan kripik. Misalnya, rempeyek yang dibuat Ketua Sumber Rejeki banyak memanfaatkan daun jeruk purut hasil menanam sendiri,” papar Evy.(Yan)

Read previous post:
AUDIENSI KE KANTOR KAPANEWON- Pedagang Minta Rentenir Dilarang Masuk Pasar

PLERET (MERAPI) - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Dharma Yudha mendesak pemerintah atau pemangku kebijakan untuk memberantas rentenir yang beroperasi di

Close