KREASI POT TANAMAN ANGGREK: Berbahan Sabut Kelapa lebih Murah

MERAPI-SULISTYANTO
Penanaman anggrek dapat memanfaatkan pot terbuat dari sabut kelapa.

ANGGREK termasuk jenis tanaman hias yang dapat dijadikan hiburan saat ada wabah virus corona. Selain anggrek jenis tanaman lain pun cukup banyak dicari warga, bahkan dijualbelikan secara online seperti anglaonema, adenium dan anthurium. Adapun kreasi menanam anggrek cukup beragam, misalnya menggunakan papan pakis, ditempel pada pohon dan menggunakan beberapa varian pot.

Khususnya pot terbuat dari sabut kelapa banyak diyakini lebih murah serta ramah lingkungan. Wajar saja jika suami-istri penggemar anggrek asal Gancahan Sleman, Jumeni dan Marfuah Azhar lebih senang menggunakan pot berbahan sabut kelapa. Bahan sabut kelapa tak perlu membeli, sebab di kebunnya ada pohon kelapa dan rutin dipetik yang sudah tua. Cara membuatnya pun tak sulit dengan alat antara lain pisau, bor dan gunting.

“Kelapa yang dipilih yang sudah kering, dan menggunakan linggis untuk menguliti kelapa tersebut agar kupasan sabut tetap terjalin atau tak pisah-pisah. Selanjutnya sabut kelapa yang utuh tadi dilembarkan dahulu, lalu dipotong bagian atas dengan menggunakan pisau besar,” papar Jumeni.

Pada setiap belahan dibor agar berlubang dan digunakan untuk mengikat setiap belahan, sehingga bisa bersatu dan kuat. Cara mengikat pada lubang-lubang dapat menggunakan kawat ataupun tali ijuk. Agar lebih alami dapat memilih tali ijuk. Setelah menyatu dan ikatan sudah kuat, pot sabut kelapa dapat diisi arang atau pakis cacah. Bagian luar dari pot dapat juga divernis agar lebih awet. Selain itu ketika pot ingin digantung, maka perlu dibuat tali gantungan, misalnya menggunakan kenur.
“Kalau tidak ingin digantung, tapi model ditempel di tembok, bisa dibuatkan kolongan untuk pot tersebut, misalnya menggunakan kolongan besi,” tambah Jumeni.

Sementara itu Arfian Wicaksono yang masih tetangganya, juga senang menanam anggrek. Untuk menanam anggrek, ia biasa juga memilih pot terbuat dari plastik yang diisi arang. Dapat juga menggunakan papan pakis maupun cukup ditempel pada pohon. Bahkan juga yang suka memanfaatkan batang pohon yang sudah mati yang sudah dipotong lalu bagian bawah disemen, agar batang tersebut tak roboh. Batang pohon sudah mati ini juga dapat untuk menempelkan atau sebagai media tanam anggrek.

“Penempatan yang ideal tanaman anggrek, antara lain sirkulasi udaranya baik. Beberapa jenis anggrek lebih senang ditempat yang teduh atau tak banyak mendapat sinar matahari langsung, misalnya keluarga anggrek bulan. Agar anggrek-anggrek tumbuh baik, penting juga rutin dipupuk. Jenis pupuk anggrek apa dan pemakaiannya bagaimana, bisa juga ditanyakan di tempat membeli pupuk,” terangnya.(Yan)

Read previous post:
Cerita Bergambar W.A.S.P

Close