Edukasi Seluk Beluk Kaktus Lewat Pameran

PENGGEMAR maupun kolektor tanaman kaktus dan sukulen kian bertambah dari waktu ke waktu. Beberapa komunitas penggemar tanaman ini pun banyak memotivasi untuk dapat digelar pameran, workshop serta kontes kaktus dan sukulen di berbagai daerah.

Suatu hal menggembirakan, even bertajuk Indonesian Cactus and Succulent Festival 2019 dapat digelar di Atrium Shinta Sleman City Hall (SCH) sejak Sabtu-Minggu (7-8/12) lalu. Peserta dari beberapa daerah di Indonesia, yakni berjumlah 30 stan ikut berpartisipasi dalam even ini. Selain pameran, digelar pula workshop, kontes dan lelang tanaman kaktus dan sukulen.

Menurut Ketua Panitia Indonesian Cactus and Succulent Festival 2019, Hahan Nuralim, dengan kegiatan seperti ini diharapkan menjadi ajang memamerkan keindahan tanaman kaktus serta sukulen. Tak ketinggalan, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai seluk beluk tanaman hias tersebut, antara lain soal jenis/varietas, cara perbanyakan, penanaman serta perawatan.

“Kami berharap pula ke depannya bisa menjadi produk pertanian yang dapat diunggulkan, sebab selama ini yang mempunyai predikat sebagai petani kaktus hanya disematkan kepada Thailand. Tak kalah penting, dengan digelar even-even seperti ini secara rutin, pasar tanaman hias, khususnya pada kaktus dan sukulen memiliki perputaran harga yang lebih stabil,” jelas Hahan.

Ditemui di sela-sela acara, akhir pekan lalu, Hahan menambahkan, even saat ini tergolong spektakuler atau lebih besar dibanding even-even sebelumnya. Apalagi bisa digelar di kompleks mall yang rutin dikunjungai masyarakat dari berbagai kalangan. Beberapa pengurus komunitas penggemar kaktus pun menyempatkan hadir, misalnya dari Cactus and Succulen Society of Indonesia (CSSI) ada Sugita Wijaya (ketua) dan Dwi Wahyu S (sekjen).

“Ada pula Ketua Komunitas Indonesian Cactus, Andreas asal Surabaya. Baik CSSI mempunyai anggota banyak, bisa aktif dan selalu mensuport kegiatan-kegiatan terkait kaktus maupun sukulen di berbagai daerah,” tandasnya.

Sementara itu mewakili manajemen SCH, Hisyam Rosyadi mengungkapkan, even pameran kaktus dan sukulen, di Indonesia baru pertama ini bisa dilaksanakan di mall. Kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin, serta bisa lebih baik dan besar di even-even selanjutnya. Syukur juga saat pembukaan menghadirkan tokoh terkenal yang sekaligus sebagai penggemar ataupun kolektor tanaman kaktus dan sukulen.

“Jenis tanaman ini ternyata punya komunitas besar. Kami akan selalu siap jika diajak kerjasama, seperti menggelar pameran sampai kontes di sini,” tandasnya. (Yan)

Read previous post:
ilustrasi
Takmir Musala Tewas Dianiaya Pencuri Kotak Amal

PURWOREJO (MERAPI)- Penjaga Musala Al Ikhlas RT 02 RW 04 Desa Dlangu Kecamatan Butuh, Tugiono (75), tewas dianiaya pria berinisial

Close