Pemasaran Ayam Hias Kian Luas

ANEKA jenis ayam hias masih eksis di masyarakat sampai saat ini. Bahkan dengan kemajuan teknologi, cara pemasaran ayam hias tak hanya secara offline saja, namun juga online. Kiriman ayam hias ke berbagai daerah pun kia banyak dilakukan.

Jenis ayam hias antara lain poland, pelung, ketawa, bekisar, kate, serama, tema (silangan kate-serama), brahma, black Sumatra, mutiara dan ring neck. Bahkan beberapa jenis ayam import secara berkala bisa datang atau dikirim ke Indonesia. Selain itu ayam yang berhasil ditangkarkan di suatu daerah, biasa dipesan hobiis maupun pelaku jual-beli ayam hias dari berbagai daerah.

“Jadi pelaku jual-beli ayam hias, saat ini tak hanya berkutat di pasar ataupun di rumah saja untuk memasarkan. Tapi juga perlu menggunakan teknologi internet, misalnya memanfaatkan beberapa media sosial,” ungkap hobiis dan pelaku jual-beli ayam hias asal Gamping Sleman, Amin Syahri kepada Merapi, baru-baru ini.

Beberapa ayam hias, lanjutnya, biasa juga secara berkala diikutkan dalam lomba/kontes maupun latihan bersama (latber). Antara lain ayam jenis serama, kate, bekisar, ketawa dan pelung. Saat ada even seperti ini, bahkan sifatnya nasional akan didatangi peserta dari berbagai daerah. Sebagian hobiis maupun pelaku jual-beli ayam hias biasa juga sembari melakukan sosialisasi jenis ayam hias yang dilombakan sekaligus jual-beli.

“Seperti halnya, tak lama lagi akan digelar kontes ayam serama tingkat nasional. Biasanya dilaksanakan di kompleks nDalem Suryawijayan Yogya. Penggemar serama dari berbagai daerah akan datang, bahkan janjian jual-beli jenis ayam ini bisa diawali dahulu secara online,” beber Amin.

Adapun beberapa ayam hias populer, cocok dijadikan satwa klangenan, namun belum dikonteskan, misalnya jenis ayam poland. Ayam ini sering disebut juga ayam polandia dengan ciri khasnya, antara lain memiliki bulu lebat atau jambul di kepala. Sehingga ada juga hobiis menyebutnya sebagai ayam jambul atau ayam mahkota.

“Baik jantan maupun betina memiliki jambul yang lebat hingga menutup mata. Bedanya jambul jantan tumbuh memanjang, bahkan seperti tak beraturan, sedangkan jambul betina berbentuk bulat,” urainya.

Ayam hias asal India bernama brahma, sudah banyak juga hobiis yang mampu menangkarkannya. Ayam ini memiliki postur tubuh tinggi dan besar. Bahkan memiliki keunikan pada bulu-bulunya, yakni tebal hingga dapat menutupi kakinya dan memiliki bentuk tubuh seperti huruf V. Beratnya dapat melebihi berat ayam kampung pada umumnya, sehingga termasuk daya tarik tersendiri pula. Hanya saja ada yang dikawinsilangkan dengan ayam lain, misalnya ayam kampung. Alhasil, sudah bukan ayam brahma asli. (Yan)

Read previous post:
Lulusan UKDW Harus Siap Hadapi ‘VUCA World’

UNIVERSITAS Kristen Duta Wacana (UKDW) mewisuda 250 mahasiswa sarjana dan pascasarjana di Auditorium Koinonia, akhir pekan lalu. Dari jumlah wisudawan-wisudawati,

Close