PIALA RAJA 2019-Derkuku ‘Presiden’ Moncer di Kelas Senior

PENGGEMAR burung derkuku alias deku mania dari berbagai daerah kembali berkumpul di DIY. Tak lain membawa derkuku-derkuku jagoannya untuk diikutkan dalam lomba bergengsi tingkat nasional, Piala Raja Hamengku Buwono Cup 2019 di Alun-alun Selatan Kraton Yogyakarta, Minggu (22/9). Pada ajang kali ini Derkuku yang diberi nama Presiden milik Koh Liang asal DKI Jakarta mampu mengumpulkan nilai tertinggi, sehingga berhak menjadi juara I di kelas Senior.

Menurut GBPH H Prabukusumo SPSi, selain kelas senior, yunior dan pemula, pada tahun ini juga ada kelas bursa. Semua ada enam blok dengan jumlah derkuku sekitar 210 ekor. Penilaian oleh tim juri dalam empat babak, semua juri idealnya bisa menilai dengan seadil-adilnya, fairplay maupun jujur, sebab juga dipertanggungjawabkan kepada Yang Maha Kuasa.

“Berbagai pihak mampu memberi pengaruh terhadap suksesnya lomba ini, termasuk tim juri. Ketika lomba selalu berjalan baik, berbagai manfaat bisa diraih antara lain terhadap jumlah kunjungan wisatawan, semangat dalam membudidayakan derkuku, bagi perajin sangkar, pelaku jual-beli derkuku maupun pakan derkuku,” tutur Gusti Prabu kepada wartawan, usai membuka lomba tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo SH MED mengatakan, lomba derkuku Piala Raja HB Cup tahun ini sudah yang kelima belas kali. Sehingga sudah punya branding tersendiri dan menjadi daya tarik terutama terkait wisata hobi. Adanya peserta dari berbagai daerah, bahkan ada yang membawa keluarganya akan berdampak bagus bagi sektor pariwisata di DIY.

“Selain melombakan derkuku-derkuku kualitas bagus dan bisa saling silaturahmi, para peserta dari luar daerah juga akan bisa menikmati suasana Jogja, kekhasan aneka kuliner dan pulangnya akan membawa oleh-oleh untuk sanak-saudara maupun rekan-rekannya,” papar Singgih.

Ketua Umum Persatuan Pelestari Derkuku Seluruh Indonesia (PPDSI) Pusat M Makrus menjelaskan, lomba ini terselenggara berkat kerjasama PPDSI Pusat dan Dinas Pariwisata DIY dengan panitia pelaksana dari PPDSI DIY. Berbagai ciri khas dalam lomba ini antara lain saat prosesi pembukaan ada kirab trofi bergilir replika Mahkota Raja yang dibawa prajurit Kraton Yogyakarta, lalu diserahkan kepada GBPH Prabukusumo. Selanjutnya diserahkan kepada Singgih Raharjo diteruskan ke PPDSI Pusat dan diterima PPDSI DIY (Supriyadi).

Sedangkan juara II pada kelas senior yaitu Narasoma milik Sigit Irianto (Sleman) dan juara III Tunggul Ametung milik Hariyanto (Bali). Pada kelas yunior, juara I diraih Kresno Duto – Sukarja (Sleman), II Pangeran – Yusuf Haryanto (Bantul) dan III Mujahid – H Roni (Depok).

Adapun derkuku yang juara di kelas pemula, yaitu I Patria –Hanafi (Blitar), II Dewa Mataram – Seketeng Kulon BF (Yogya) dan III Bagus Kacung – Heri Riyanto (Bantul). Juara pada kelas bursa, I Wigati – Erwan (Kotagede), II Pangeran Julang – Erwan (Kotagede) dan III Metal – Bambang Turi (Sleman). (Yan)

Read previous post:
BPJS Kesehatan Gandeng Kejaksaan Pantau Kepatuhan Badan Usaha Bayar Iuran

YOGYA (HARIAN MERAPI) - BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta dan Kejaksaan Negeri Gunungkidul menandatangani perjanjian kerja sama mengenai penanganan masalah hukum

Close