IKAN PREDATOR LAYAK DIKOLEKSI-Ada Sensasi saat Berburu Pakan

Kios ikan hias biasa menyediakan beberapa jenis ikan predator. (MERAPI-SULISTYANTO)

IKAN predator sering disebut juga ikan galak. Ikan-ikan ini senang memakan daging maupun jenis-jenis ikan lainnya. Sebagian penggemar ikan hias senang memelihara maupun mengoleksi, alasannya antara lain ciri fisiknya tampil unik.

Tak ketinggalan saat berburu atau mencari pakan mampu menjadi pemandangan indah. Termasuk pula ketika menyantap pakan yang sudah didapat, terlebih jenis pakan ikan masih hidup. Wajar jika hobiis ikan predator mengaku bisa mendapatkan sensasi tersendiri saat melihat ikan-ikan predator koleksinya, apalagi ketika ikan-ikan tersebut berburu makanan.

“Setelah berhasil diburu atau didapat, pakan akan segera disantap. Perilaku seperti ini jika diperhatikan seksama bisa memberi sensasi tersendiri,” ungkap penggemar ikan predator asal Sewon Bantul, Muhammad Ziah kepada Merapi, baru-baru ini.

Adapun jenis ikan predator yang sudah dikoleksi di tempat tinggalnya, antara lain arwana, datz (tiger fish), wol fish (ikan serigala) serta gabus albino mata merah. Semua senang memakan ikan masih hidup terutama dengan ukuran yang lebih kecil. Sedangkan wol fish lebih senang dengan pakan wujud daging, misalnya daging ayam. Bahkan diberi kepala ayam pun akan dimakan.

“Ikan arwana sebenarnya suka juga dengan pakan wujud ikan-ikan hidup, tapi saya biasa memberi pelet dan jangkrik. Untuk wol fish yang saya pelihara di kolam kecil ukuran satu kali dua meter persegi dan tinggi 80 centimeter, rutin saya beri pakan wujud daging ayam,” bebernya.

Lelaki yang bekerja di perusahaan percetakan ini menambahkan, masih ada rencana juga bisa menambah koleksi ikan predator. Wajar jika saat ada waktu luang biasa datang ke kios-kios ikan maupun pemelihara ikan predator. Jenis ikan lain yang menurutnya juga unik dan layak untuk bisa dimiliki, yakni cat fish.

Pelaku jual-beli ikan di kawasan Pingit Yogya, Edi Wiharto menambahkan, cat fish termasuk ikan predator cukup populer. Ikan jenis ini dapat disebut juga sebagai ikan berkumis layaknya ikan lele. Sepintas mirip juga dengan kumis satwa kucing, dan berfungsi juga sebagai organ pengindra tambahan di sekitar moncongnya. Salah satu manfaatnya, yakni sebagai organ peraba karena mata ikan ini kebanyakan kurang mendukung penginderaannya.

“Ikan cat fish tidak memiliki sisik, dan biasanya bagian depan (kepala) lebih lebar daripada bagian belakangnya. Warna tubuh didominasi kehitaman dikombinasi warna putih kekuningan. Selain cat fish, jenis ikan predator lainnya seperti oskar dan texas juga dapat dikoleksi,” imbuh Edi. (Yan)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Perbaikan Talut Juminahan Tersendat

UMBULHARJO (MERAPI) - Talut permukiman di Sungai Code yang longsor akibat badai Cempaka November 2017, hingga kini belum diperbaiki. Pasalnya

Close