Jalak Uren Bisa Jadi ‘Satpam’

Jalak uren yang dijodohkan ditempatkan di dalam kandang polier. (MERAPI-SULISTYANTO)

BURUNG berkicau atau ocehan cukup populer di kalangan kicau mania, satu di antaranya jalak uren. Satwa dengan tampilan bulu yang khas, yakni hitam kombinasi putih ini memiliki berbagai keunggulan, sehingga banyak yang berminat untuk menjadikan satwa klangenan.

Selain itu jalak uren juga biasa banyak bersuara nyaring ketika melihat orang asing, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai satpam. Bahkan ketika mempunyai sifat tersebut sering disebut jalan uren bersuara nyatpam. Ditambah lagi jenis ocehan ini mudah tampil jinak serta mampu menirukan suara jenis ocehan lain. Alhasil, suaranya kian bervariasi. Tips agar mempunyai suara bervariasi, yakni dimaster dengan suara burung berkicau lain, misalnya sering didekatkan dengan ocehan lain.

Ketika dijodohkan idealnya jalak uren ditempatkan di kandang polier. Bagian depan menghadap ke sinar matahari pagi, sehingga dindingnya cukup menggunakan kawat strimin. Di dalam kandang perlu dilengkapi seperti tangkringan dari kayu-kayu, tempat makanan-minuman dan tempat bersarang. Bagian dasar kandang dapat berwujud tanah biasa, bisa juga diberi pasir. Sebisa mungkin suasana kandang dan lingkungannya terasa nyaman serta kental nuansa alami.

Hal ini telah diterapkan pula di kompleks panti asuhan/pondok pesantren (PA/PP) Bina Insani Moyudan Sleman yang memelihara jalak uren serta beberapa jenis satwa lain.

“Perawatan sehari-hari jalak uren juga tidak sulit. Pakan yang bisa diberikan setiap hari bisa berwujud voer buatan pabrik, perlu juga pakan alami dari jenis hewan, misalnya jangkrik, cacing dan kroto,” ungkap salah satu santri Bina Insani yang biasa ikut merawat satwa di PA/PP setempat, Putra Alif Riski Utama, baru-baru ini.

Sedangkan pakan tambahan wujud buah-buahan, misalnya jenis pisang kepok putih serta pepaya. Pakan dari buah-buahan seperti ini dapat diberikan secara berkala atau tak masalah seumpama tak setiap hari. Pakan tambahan seperti ini antara lain dapat membantu menjaga sistim pencernaan dan mendukung metabolisme tubuh. Terlebih saat cuaca banyak panas, asupan berasal dari buah-buahan cukup penting diberikan secara rutin.

Penggemar jalak, sering juga memberikan buatan pabrik kualitas bagus, misalnya ada perpaduan bahan rumput laut, madu serta telur. Perpaduan bahan berkualitas seperti ini diyakini bisa mampu mencukupi kebutuhan nutrisi jalak, termasuk dapat mencegah stres, ikut menjaga stamina serta daya tahan tubuh dari serangan penyakit. Bahkan bisa juga diberi multivitamin, terutama jika ingin diikutkan dalam lomba ocehan maupun ditangkarkan.

“Selain jalak uren, di sini juga ada jenis burung berkicau lain maupun anggungan, misalnya ada lovebird, derkuku serta puter. Jenis burung puter dikenal pula sebagai burung mudah jinak. Beberapa jenis ayam, kambing dan sapi juga ada,” tambahnya. (Yan)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
SOAL PENGOSONGAN LAHAN TAMBAK KAWASAN BANDARA-Dewan Minta Pemkab Kulonprogo Beri Toleransi

TEMON (MERAPI) - Lahan tambak udang di kawasan pantai, selatan proyek Bandara NYIA di Kecamatan Temon Kulonprogo, segera dikosongkan. Ini

Close