Bonsai Mania Ikuti Kontes Bonsai Plus-plus

Bonsai pernah juara kontes menjadi koleksi membanggakan. (MERAPI-SULISTYANTO)

PENGURUS  Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta belum lama dilantik. Namun sejumlah gebrakan berhasil dilakukan, satu di antaranya menggelar kontes dan pameran bonsai di Kulonprogo.

Menurut wakil ketua panitia kegiatan, Limpat Windu Handoko, saat kontes diikuti tak kurang dari 340 bonsai terbagi dalam empat kelas, yaitu prospek, regional, madya dan utama. Berhasil terpilih menjadi best in show, yaitu bonsai pohon mustam milik Yuli Hartanto asal Ngawi. Bonsai ini sebelumnya juga menyandang juara best in regional.

“Semua bonsai terbaik di setiap kelas masih dinilai lagi untuk dipilih sebagai best in show,” papar Limpat kepada Merapi, kemarin.

Lain halnya dengan bonsai kelas kontes yang dibawanya, jenis hokianti terpilih sebagai kategori Baik Sekali. Faktor penilaian terutama penampilan, gerak dasar, keserasian dan kematangan. Usai kontes, ada sejumlah penggemar bonsai ingin membeli, namun ia belum melepas. Salah satu faktornya, bonsai juara kontes akan memberi kebanggaan tersendiri. Dalam perkembangannya bahkan bisa diperbanyak, misalnya dengan dicangkok, setek batang maupun biji (jika termasuk pohon berbuah).

“Alhamdulillah, beberapa tanaman bonsai di tempat saya bisa rutin diperbanyak, misalnya ada hokianti, soka daun mikro, anting putri, sianci dan asem saraf,” imbuhnya.

Masih menurutnya, pada even bertajuk Pameran dan Kontes Bonsai 5 Kota ++ (plus-plus) tersebut stan bursa bonsai pada tahap rapat dipersiapkan 30 stan, namun mengingat banyak peminat termasuk dari berbagai daerah akhirnya dibuat menjadi 41 stan. Bahkan masih menolak yang berminat membuka stan bursa. Awalnya lebih khusus untuk penggemar bonsai di lima kota DIY, Purworejo, Magelang, Klaten dan Wonosobo, akhirnya menjadi even nasional, sebab penggemar bonsai dari berbagai daerah di Indonesia banyak yang hadir.

Sebagai pelindung panitia, dr Hasto Wardoyo SpOG (k), penasihatnya Billy Anggara, Dr Tri Djoko ES serta Dr Subaryana MPd. Adapun pembinanya, Koko Santoso yang juga Ketua PPBI DIY periode 2018-2022. Sedangkan ketua umum panitia kontes dan pameran tersebut Letkol Lek Bambang Suyono MHan dan ketua tim juri Gunawan Wibisono dari Semarang. Sekretaris panitia Titho Salman serta Solikhin. Bendahara Adi D Khaz dan Mualimin.

“Meski pengurus PPBI DIY termasuk baru, Alhamdulillah bisa menggelar acara bertaraf nasional dengan lancar dan sukses. Ini menjadi penyemangat kami untuk terus berusaha mengembangkan jagat bonsai khususnya di DIY dan umumnya di Indonesia. Pertemuan rutin PPBI DIY saat ini biasa dua bulan sekali,” urai Limpat. (Yan)

Read previous post:
The Maident Sambut Baik Peresmian Mandala Krida

YOGYA (MERAPI) - Peresmian Stadion Mandala Krida oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X usai direnovasi disambut antusias oleh kelompok

Close