25 Komunitas Gelar Festival Kampung Satwa

Hanif Kurniawan alias Hank di ruang kerjanya. (MERAPI-TEGUH PRIYONO)

MOYUDAN (MERAPI) – Sebanyak 25 komunitas pecinta satwa dan tumbuhan dari Magelang, Semarang dan Yogyakarta berkumpul dan menggelar kegiatan Kampung Satwa Festival 2018, Sabtu-Minggu (8-9/12) di Kampung Satwa Kedung Banteng, Sumberagung, Moyudan, Sleman.

Salah seorang pendiri Kampung Satwa, Hanifah Kurniawan kepada <I>Merapi<P>, selama dua hari Dusun Kedung Banteng akan menjadi ajang edukasi dan berkumpulnya para pecinta satwa dan tanaman dari berbagai kota untuk berbagi ilmu dengan masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan yang memiliki tajuk Sambut Hari HAM, Moyudan Bersatwa, “Cinta Satwa, Tumbuhan dan Lingkungan sebagai Wujud Wujud Cintamu pasa Sang Pencipta”, ini akan disemarakkan dengan sejumlah kegiatan terkait dengan berbagai penampilan sejumlah komunitas satwa. Pembukaan Festival akan ditandai dengan release satwa endemik yang ada kampung Kedung Banteng dan sekitarnya seperti berbagai jenis ular, burung dan juga ikan di sungai Konteng.

“Kita akan lakukan pelepasan kembali ke habitatnya sejumlah satwa, seperti ular bebera jenis burung endemik Moyudan juga ikan di sungai Konteng,” tutur Hank begitu pria ini biasa disapa.

Kegiatan lain yang tidak kalah menariknya dalam festival ini menurut dia, dengan diadakannya Forest Award bagi para pegiat lingkungan, ada juga belajar bagai mana cara melakukan konservasi baik di darat, air bahkan udara yang dapat diikuti oleh segenap lapisan masyarakat. Sedangkan untuk hari kedua Minggu 9 Desember, kegiatan akan lebih banyak memberikan edukasi kepada pengunjung mengenai berbagai macam hewan piaraan atau Pets.

“Hari kedua akan menggelar berbagai edukasi terkait satwa piaraan oleh para komunitas. Di sini pengunjung bisa mendapatkan informasi terkait dengan satwa kesayangannya, bagaimana memeilihara serta memperlakukan satwa sebagai mana harusnya,” tutur Hank. (Teguh)

Read previous post:
MODUS GANJAL TUSUK GIGI-Duet Pembobol ATM Asal Lampung Dibekuk

BANTUL (MERAPI)- Polisi membekuk dua penjahat spesialis pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) asal Lampung yakni Me (31) dan As (23),

Close