Ayam Moderen Game, Eksotik dan Lucu

Tubin menunjukkan ayak Moderen Game Bantam. (MERAPI-TEGUH)

BAGI masyarakat awam, nama jenis ayam hias yang satu ini mungkin masih terdengar aneh. Namun untuk mereka yang terbiasa memelihara unggas, terlebih lagi hobies yang memiliki kecintaan dengan satwa unik, pasti pernah menyebut namanya. Moderen Game, begitu nama ayam dengan bentuk tubuh dan tampilan yang boleh dibilang tidak lazim ini.

Walau tergolong jenis ayam cebol alias kate, namun tampilan Moderen Game beda dengan saudara satu ras. Ayam ini memang memiliki badan kecil bahkan bulu ekornya hanya memiliki dua lancur, itu pun tidak seberapa panjang.

Tidak seperti ayam jenis kate kebanyakkan yang memiliki bulu ekor sedemikian lebat, bahkan nyaris membentuk setengah lingkaran, hingga nyaris menyentuh kepalanya. Tapi keunikan Moderen Game ada pada cakar atau kakinya yang jangkung, sehingga meski berbadan kecil dengan kakinya yang panjang tampil kelihatan lucu dan eksotik.

“Ayam ini memang satu keluarga dengan jenis kate dari bentuk badannya yang kecil, tapi kakinya jangkung panjang disitulah eksotiknya. Apa lagi bila sedang berjalan langkah kakinya terlihat unik dan lucu,” tutur Hadipramono peternak unggas hias yang mukim di Tarudan, Bangunharjo, Sewon ketika ditemui Merapi di kandang peternakannya.

Eksotiknya ayam Moderen Game.

Menurut Tubin begitu biasa disapa oleh sesama peternak unggas hias, Moderen Game termasuk jenis unggas import berasal dari Inggris. Sehingga dalam pengembangbiakannya di Indonesia masih banyak yang mengalamai kendala.

Untuk itulah harga dipasaran sampai saat ini cenderung stabil, karena masih sedikit yang mampu menangkarkan dan berhasil. Meski tergolong unggas impor dari benua eropa, dalam pengalaman Tubin Moderen Game termasuk unggas yang mudah beradaptasi dengan lingkungan barunya.

“Saya sudah bisa mengembangkan dan budi daya, memang tidak mudah tapi bisa dilakukan sebagai mana unggas impor lainnya. Sehingga justru ini jadi peluang yang bagus, kareana masih sedikit yang bermain serius di unggas ini,” urai Tubin.

Dijelaskan juga Moderen Game sebenarnya ada dua jenis, yaitu Moderen Game Bantam biasa disebut MGB dan Moderen Game Jumbo atau MGJ biasa penyebutan itu dipakai di kalangan hobies. Sayangnya begitu menurut Tubin. jenis MGJ yang memiliki badan dan kaki juga sesuai namanya belum ada yang masuk ke Indonesia.

Hingga saat ini baru jenis MGB saja yang sudah berhasilan dikembangbiakan. Selain dari bentuk kakinya yang jangkung, Moderen Game memiliki tampilan jengger serta gelambir yang lumayan lebar dan besar. Untuk pejantannya pun memiliki daya pikat suara berkotek yang nyaris menyerupai suara Bekisar.

Untuk harga di pasaran menurut Tubin memang bervariasi selain tergantung juga pada jenis warna bulu, faktor usia ayam pun turun menentukan. Sepasang ayam Moderen Game dengan usia 4 bulan biasa dibandrol harga Rp. 3 juta.

Pada usia 7 bulan sepasang Moderen Game sudah mulai berproduksi. Bila pemberian asupan nutrisinya terjamin, menurut pengalaman Tubin ayam ini akan bertelur sepanjang musim layaknya ayam petelur.

“Sehingga saya lakukan penetasan dengan mesin. Meski sebenarnya ayam ini juga mau mengerami telurnya, tapi karena permintaan cukup besar. jadi untuk kejar produksi saya tetaskan dengan mesin,” pungkasnya. (Teguh)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Sejumlah ASN Daftar Bakal Calon Kepala Desa

SUKOHARJO (MERAPI) - Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) maju menjadi bakal calon kepala desa dalam pemilihan kepala desa (pilkades) di

Close