Hobi Sekaligus Ibadah, Jalil Mantap Usaha Pet Shop

Spread the love
Jalil saat berada di pet shop yang dikelolanya. (MERAPI-SULISTYANTO)
Jalil saat berada di pet shop yang dikelolanya. (MERAPI-SULISTYANTO)

SEIRING dengan semakin banyaknya warga memelihara satwa kesayangan, menggeluti usaha <I>pet shop<P> sampai <P>pet hotel<P> atau penitipan satwa kian memiliki prospek cerah. Bukan hal aneh, jika akhir-akhir ini kian mudah menemukan pet shop. Para pemilik usaha ini pun memiliki kiat-kiat tersendiri dalam menjalankan usahanya.

Sebagian pemilik pet shop bahkan diawali dari hobi memelihara satwa. Dalam perjalanannya mampu mendirikan usaha tersebut, ketika dikelola dengan baik akhirnya dapat berkembang dan membuka usaha serupa di tempat berbeda. Seperti halnya diungkap pemilik Mechin Pet Shop, Jalil Arifin, sebelum menerjuni usaha tersebut hobi memelihara kucing. Pada Juli 2013 silam, dimulai dari pet shop di kawasan Jalan Wates Yogyakarta.

“Alhamdulillah, bersamaan dengan ulang tahun pernikahan saya, 17 Agustus tahun ini membuka Mechin kelima di Jalan Godean Sleman,” ungkap Jalil kepada <I>Merapi<P>, baru-baru ini.

Selain diawali karena senang atau hobi pada satwa kesayangan, sebutnya, dengan mendirikan usaha tersebut bagian dari ibadah. Pasalnya, bekerja dalam hal baik termasuk bagian dari ibadah. Ini pun sesuai dengan motto hidupnya, <I>kejar akhirat, maka dunia dan akhirat akan didapat.<P> Artinya juga dalam menjalankan usaha tak hanya asal-asalan, tetap ingat pada Yang Maha Kuas, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

“Dengan usaha bidang ini, alhamudulillah juga dapat membuka lapangan pekerjaan maupun memudahkan konsumen memenuhi kebutuhan satwa kesayangannya,” tegas Jalil.

Suami dari Mutia Yuniska ini menambahkan, semua pet shopnya bernama Mechin. Selain di Jalan Wates dan Jalan Godean, ada pula di Jalan Kaliurang, Condong Catur Sleman dan Wirosaban Yogya. Semua menyediakan aneka pakan satwa seperti kucing, anjing, ikan hias, hamster dan kelinci. Tak ketinggalan aneka aksesoris, jasa memandikan satwa (<I>grooming<P>) dan jasa penitipan satwa (<I>pet hotel<P>). Khusus untuk jasa penitipan satwa paling ramai konsumen, yakni setiap suasana Idul Fitri.

Pada suasana Lebaran, lanjutnya, omzetnya bisa 10 kali lipat dibanding hari biasa. Bahkan tarif penitipan, Rp 20.000 setiap harinya untuk seekor kucing serta sudah membawa pakan sendiri. Sedangkan pada hari-hari biasa tarif penitipan seekor kucing Rp 15.000 perharinya. Meski lebih mahal dibanding hari biasa, tetap saja banyak pemilik satwa menitipkan satwa kesayangan ke pet shopnya.

“Ke depan saya mempunyai mimpi, setelah ada 10 cabang, berharap bisa membuat supermarket pet shop. Semua kebutuhan satwa tersedia komplit dan tempatnya luas, bahkan bisa menjual sekalian aneka ikan hias sampai bibit tanaman. Semoga mimpi ini bisa terwujud,” paparnya. (Yan)

 

Read previous post:
DIJAMU SEMERU FC SORE INI – PSS Menuju Gerbang 8 Besar

  LUMAJANG (MERAPI) - PSS Sleman membutuhkan kemenangan di kandang Semeru FC di Stadion Semeru Lumajang, Minggu (30/9) sore untuk

Close