Seterilisasi ‘Si Empus’ Idealnya Setelah Umur 6 Bulan

Spread the love
 Sebelum menjalani sterilisasi, kucing dicek kesehatannya. (MERAPI-SULISTYANTO)
Sebelum menjalani sterilisasi, kucing dicek kesehatannya. (MERAPI-SULISTYANTO)

ISTILAH sterilisasi pada kucing sering terdengar di masyarakat. Tindakan ini bisa untuk kucing betina maupun jantan, namun untuk jantan biasa disebut kebiri. Intinya yaitu mengangkat organ reproduksi pada ‘si empus,’ antara lain bermanfaat untuk menghindari perkembangbiakan.

Pasalnya, pemilik satwa kesayangan tersebut merasa tak mampu memelihara dengan baik, jika mempunyai banyak kucing. Selain itu dengan sterilisasi, kucing betina dapat terhindar dari stres akibat kebuntingan, mengurangi risiko kanker mamae, ovarium serta uterus. Bahkan agresifitasnya menurun, sehingga kucing menjadi lebih jinak maupun ramah.

Hanya saja ada beberapa syarat penting ketika ‘si empus’ akan disteril. Seperti halnya dijelaskan drh Maya Saktiningrum di Godean Pet Care & Shop kawasan Jalan Godean Sleman, umur kucing idealnya sudah lebih enam bulan. Selain itu sedang tidak bunting dan kucing dalam keadaan sehat. Bukan hal aneh sebelum tindakan steril, dicek kesehatannya seperti suhu badan

“Kucing betina yang akan disteril harus puasa dulu sekitar 12 jam. Lalu disuntik bius dan dilakukan pembedahan di perut,” papar drh Maya kepada <I>Merapi<P>, baru-baru ini.

Kucing dewasa yang sudah punya anak pun dapat disteril, asalkan anakan sudah mampu makan sendiri. Pasca steril kucing perlu opname di klinik satwa sekitar dua hari. Bahkan setelah di rumah perlu banyak dikandangkan, untuk mencegah banyak bergerak seperti berlarian serta melompat yang memicu lepasnya jahitan operasi. Tempat mengandangkan juga dibuat senyaman mungkin termasuk diberi alas.

Guna mempercepat penyembuhan luka bekas operasi, ada baiknya memerikan makanan rutin yang bernutrisi tinggi. Dengan kata lain makanan yang mengandung nutrisi lengkap seperti protein, karbohidrat, lemak dan zinc. Nutrisi seperti ini diyakini ikut membantu mempercepat proses kesembuhan luka. Sedangkan untuk menghindari kucing menjilat daerah luka dapat menggunakan atau memakaikan <I>ecollar<P> atau kalung berbentuk corong untuk melindungi daerah kepala.

“Tahap penyembuhan kucing betina yang disteril, biasa lebih lama dibanding kucing jantan. Untuk jantan, rata-rata tiga hari sudah sembuh,” tandasnya.

Tak kalah penting, penting untuk menjaga agar luka operasi dan area sekelilingnya bersih dan kering. Stok minuman di kandang juga jangan mudah tumpah, karena bisa menyebabkan lembab dan membasahi luka. Jika luka ada yang basah, segera dilap dengan kain bersih atau kapas sampai kering. Meski sudah disteril, kucing akan tetap bisa kawin, namun tak jadi, lalu setelah dua-tiga bulan kemudian berkurang nafsu kawinnya.

“Tarif harga sterilisasi digabung opname dua hari dan obatnya dapat berbeda antara satu klinik satwa dengan klinik lainnya,” kata drh Maya. (Yan)

 

Read previous post:
MERAPI-YUSRON MUSTAQIM Terdakwa dikawal petugas untuk dimasukkan ke sel tahanan seusai menjalani sidang.
KAKEK PENIPU DIADILI-3 Kali Masuk Bui Tak Bikin Mbah Bagong Jera

BANTUL (MERAPI)- Kakek SM alias Bagong (63) warga Bulu, Trimulyo, Jetis, Bantul diajukan ke meja hijau Pengadilan Negeri Bantul karena

Close