Rental Mobil Sepi, Ganti Jualan Smoothie

SAAT merebak Covid-19, berbagai lini usaha mengalami imbasnya. Tak terkecuali usaha rental mobil seperti yang telah diterjuni Riyadian Dwi Cahyo (Rio) sejak sekitar sembilan tahun lalu. Dia bahkan mengibaratkan, usaha rentalnya sedang ‘mati suri’ dan diharapkan dalam waktu tak lama lagi Covid-19 segera berakhir.

Lalu usaha apa yang digeluti bapak dari dua anak ini?

Bersama istrinya, Itha Kusuma membuat minuman <I>smoothie<P>, yakni minuman berbahan baku sayuran dan buah-buahan (bisa saling dikombinasikan). Ada pula jenis smoothie yang ditambah dengan susu kambing organik, madu murni dan cokelat. Ketika dipasarkan secara online, misalnya lewat media sosial banyak yang tertarik untuk membeli, lalu dia antara langsung ke konsumen.

“Minuman ini cara pembuatannya mirip jus, tapi hasilnya lebih kental dan ampasnya yang lembut ikut disertakan, tak dibuang. Jenis yang diberi madu murni, madunya tak ikut diblender agar tak menguap saat diblender,” jelas Rio kepada Merapi, kemarin.

Ditemui di tempat tinggalnya kawasan Mayangan Gamping Sleman, Rio mengungkapkan, minuman tersebut awalnya sering dibuat istrinya menjadi minuman keluarga dan kebetulan anak-anaknya juga senang. Pernah ada pula beberapa tamu diberi suguhan smoothie lalu menyarankan untuk bisa dijual. Akhirnya, saat ada wabah Corona mulai serius memasarkan. Apalagi istrinya pernah juga berjualan busana muslim secara online, sehingga ada pengalaman kiat-kiat memasarkannya.

“Alhamdulillah, pesanan smoothie selalu ada, bahkan kami juga memasarkan madu murni asal Kalimantan. Tak jarang konsumen memesan sekaligus kedua produk, baik madu maupun smoothie,” urai Rio.

Bahkan tak sedikit yang meyakini, minuman smoothie dengan bahan-bahan alami serta madu murni bisa membantu mendukung daya tahan tubuh ataupun kesehatan secara umum. Sebagian konsumen pun ada yang tahu secara gethok tular, sehingga pesanan smoothie rutin diterimanya. Artinya pula, dengan usaha membuat minuman tersebut mampu mendatangkan rupiah.

“Sementara ini, kami baru melayani pesanan wilayah Sleman, Bantul dan Kota Yogyakarta. Produk kami antar sampai konsumen tanpa perlu ada ongkir,” tambahnya.

Dengan menggunakan kemasan botol plastik 250 mililiter, minuman smoothie dibanderol Rp 15.000 perbotol. Saat ini baru ada empat varian, misalnya Green Smoothie (komposisi ada sawi hijau, timun, kiwi, nanas dan madu murni), Berry Banana (stroberi, pisang dan susu kambing organik) serta Chocho Smoothie (pisang, raw choco powder dan susu kambing organik).

“Sebagian teman-teman yang memiliki usaha rental mobil, misalnya yang tergabung di kelompok Bahagia Tanpa Riba dan Langsir Mania Community saat ini menerjuni usaha pembuatan maupun pemasaran produk seperti minuman kesehatan, daging ayam, jual beli mobil, masker dan hand sanitizer,” imbuh Rio. (Yan)

 

Read previous post:
Taman Pintar Edukasi Lewat Medsos

Close