Lezatnya Egg Roll Berbahan Suweg

DEMI mengangkat bahan pangan lokal Kulonprogo, Surati (50) berinovasi menciptakan egg roll berbahan baku umbi suweg. Tak hanya lembut dan lezat, egg roll buatan Surati ini kaya manfaat serta tak mengandung rasa maupun bau khas umbi suweg.

Egg roll suweg mulai diproduksi rutin Surati sejak 2016 lalu. Perempuan berjilbab ini pada awalnya mendapat pelatihan dari instansi terkait tentang olahan bahan pangan lokal, kemudian berupaya mempraktikkannya di rumah. Diakui Surati, pembuatan egg roll suweg tidak mudah karena harus melewati sejumlah tahapan.

“Tapi karena saya suka masak, suka bikin makanan, jadi merasa tidak ada kendala,” kata Surati saat memamerkan produknya dalam acara yang digelar di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulonprogo, belum lama.

Dalam acara bertajuk lomba cipta menu dan festival pangan lokal itu, Surati membawa sejumlah produk andalan. Selain egg roll suweg, ia juga menampilkan manisan tomat rasa kurma, bola-bola asam manis dari pepaya serta aneka keripik. Meski demikian, ia menyebut bahwa egg roll suweg merupakan produk andalan karena paling banyak dipesan konsumen.

“Ini biarpun dibuat dari suweg, rasanya enak, ngga terasa dari bahan suweg,” imbuh warga Demangan, Banjarharjo, Kalibawang ini.

Surati mengaku mantap membuat egg roll suweg karena jika dijual tanpa diolah, suweg hanya dihargai murah. Padahal, khasiat yang terkandung di dalamnya cukup banyak, salah satunya dapat melancarkan peredaran darah. Surati kemudian mengolah suweg menjadi tepung sebagai bahan pembuatan egg roll. Ia bahkan menyebut, tepung suweg ini bisa dibuat brownies.

Surati perlu mengolah suweg menjadi tepung agar bisa disimpan dalam jangka waktu lama. Sebab, tanaman suweg biasanya tumbuh setahun sekali yakni pada musim kemarau. Di luar itu, Surati kesulitan mendapatkan suweg untuk bahan baku pembuatan egg roll.

“Jadi bikin tepung dulu buat stok. Kalau butuh tinggal ambil,” ucapnya.

Lantaran sudah melewati beberapa kali eksperimen produksi, Surati berhasil membuat egg roll suweg dengan sempurna. Selain tepung suweg, ada sejumlah bahan yang menjadi tambahan seperti terigu, telur, gula, mentega, susu dan vanili.

Tak hanya manis dan lembut, egg roll suweg buatan Surati juga lezat. Masyarakat bisa mengonsumsi tanpa harus takut jika berbau suweg karena ia sudah berhasil menghilangkannya. Produk ini pun dibanderol dengan harga murah, yakni Rp 10.000 per kemasan isi 11 egg roll. Jauh lebih murah dari egg roll merk ternama.

Biasanya, Surati memproduksi egg roll suweg seminggu sekali. Dalam setiap produksi, ia bisa menghasilkan egg roll suweg 30 bungkus. Produk ini kemudian dipasarkan melalui warung-warung di lingkungan sekitar. Ia juga kerap memamerkan produknya dalam berbagai event yang digelar banyak pihak.

“Sejauh ini kami belum masuk ke toko-toko karena izin PIRT nya masih dalam proses,” jelasnya.

Meski demikian, Surati mengaku sudah kerap menerima pesanan egg roll suweg dari berbagai pihak. Jika harus memproduksi banyak, ia akan meminta bantuan tetangga dan rekan-rekannya agar bisa menyelesaikan pesanan tepat waktu.

“Mudah-mudahan ke depan produk ini bisa berkembang pemasarannya sehingga kami bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” harapnya. (Unt)

Read previous post:
YOGYA TERBUKA UNTUK HOME STAY-Warga Mulai Konsultasi Perizinan

UMBULHARJO (HARIAN MERAPI) - Meskipun izin usaha home stay sudah dibuka, tapi sampai kini belum ada yang mengajukan ke Pemkot

Close