Sensasi Nyeruput Kopi di Kopi Keceh

Bupati Sleman saat bertanya-tanya seputar kreasi meracik kopi.

LOKASI kuliner dengan berbagai ciri khasnya kian mudah ditemukan. Sebagian di antaranya mampu mengkombinasikan antara kuliner serta wahana wisata. Seperti halnya saat datang ke Desa Wisata Flory yang berada di kawasan Kampung Flory akan menemukan dua lokasi kuliner yang memiliki sejumlah wahana wisata, yakni Bali nDeso dan Kopi Keceh.

Kedua lokasi kuliner ini berdekatan, bahkan tak jauh dari keduanya ada juga Puri Mataram serta Iwak Kalen. Beberapa pejabat pun pernah mengunjungi kawasan tersebut, bahkan Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSi saat di Kopi Keceh menyempatkan ramah-tamah dengan koordinator peracik kopi (barista). Terutama terkait kreasi meracik kopi, misalnya jenis kopi keceh yang menjadi andalan dengan campuran kopi, ketan hitam serta gula aren.

“Kami memang berusaha tampil beda dengan lokasi kuliner yang sudah ada. Selain tersedia beberapa wahana wisata, beberapa program kegiatan pun telah kami persiapkan bekerja sama dengan pengurus Desa Wisata Flory,” jelas Pimpinan Kopi Keceh, Sudihartono kepada Merapi, baru-baru ini.

Masih menurutnya, kawasan kuliner yang berada di Plaosan Tlogoadi Mlati Sleman tersebut pada awalnya lahan yang kurang maksimal pemanfaatannya. Bahkan ada yang sangat jarang diambah warga sekitar. Dalam perjalanannya, ia dan sejumlah generasi muda termasuk pengurus kelompok Taruna Tani berusaha dapat membangun lokasi kuliner yang dikombinasi wahana wisata. Lokasi seperti ini diyakini kian banyak diminati berbagai kalangan, sehingga saat akhir pekan maupun hari libur selalu mbludhag (full) pengunjung.

Pimpinan dan sebagian kru Kopi Keceh. (MERAPI-SULISTYANTO)

Koordinator pengelola Kopi Keceh Redi Nurhadi mengungkapkan, wahana wisata yang sudah dibuka seperti kolam keceh (bermain air)/mandi bola, mancing mania kids dan mewarnai gerabah. Kolam untuk mancing ditebar jenis ikan nila. Untuk mewarnai gerabah, pihaknya sudah menyediakan cat, kuas, gerabah dan palet. Program yang tengah disiapkan tour village menggunakan sepeda onthel maupun gerobak sapi.

Ditambahkan Redi, beberapa jenis masakan atau makanan banyak dipesan konsumen, misalnya berbahan gurami, nila, ayam filet, udang, cumi serta kerang. Sebagian bahan ini dapat dimasak model bumbu lada hitam, asam manis, saus tiram dan saus telur asin. Masakan serba bakar, misalnya ayam dan nila bakar pun banyak pemesan dari berbagai kalangan. Sedangkan jenis minumannya, antara lain beberapa jenis kopi, es teler, tape ketan dan tape telo susu. Tak ketinggalan tersedia makanan ringan dengan bahan seperti pisang, singkong, mendoan dan bawang bombay.

“Kami juga melayani pesanan makanan keroyokan atau dhahar kembul,” tandasnya. (Yan)


Pimpinan dan sebagian kru Kopi Keceh. (MERAPI-SULISTYANTO)

Read previous post:
JELANG BABAK 8 BESAR PIALA PRESIDEN 2019 – Kalteng Putra Persiapan di Yogya

SLEMAN (MERAPI) - Kalteng Putra menggelar persiapan babak 8 besar Piala Presiden di Sleman. Persiapan dilakukan sejak Rabu (20/3) di

Close