Semur Jengkol Tangkal Radikal Bebas

MERAPI-SULISTYANTO Masakan semur jengkol mempunyai cita rasa khas dan berkhasiat.
MERAPI-SULISTYANTO
Masakan semur jengkol mempunyai cita rasa khas dan berkhasiat.

TAK jauh beda dengan pete, jengkol termasuk salah satu bahan makanan alami bermanfaat bagi kesehatan. Cara memanfaatkannya antara lain dibuat menjadi masakan semur jengkol. Selain memiliki cita rasa khas, dipercaya juga dapat mendukung kesehatan badan.

Beberapa manfaat atau khasiat jengkol, misalnya dapat membantu mencegah anemia. Pasalnya, jengkol kaya kandungan zat besi yang berfungsi sebagai pembentuk sel darah merah dalam darah. Bahkan jengkol juga kaya kalsium dan fosfor. Dua zat ini adalah elemen penting pembentuk tulang maupun mendukung kesehatan tulang. Kandungan vitamin jengkol pun banyak, antara lain vitamin A, B1, B2, B6 dan C. Vitamin A dan C dikenal sebagai antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas, yang selama ini menjadi salah satu biang kerok penyebab kanker.

Selain itu, jengkol juga mampu menetralkan kadar gula dalam darah. Dengan kata lain salah satu keuntungan lain jengkol, yakni mampu membantu mengontrol kadar gula dalam darah, sehingga aman untuk penderita diabetes. Adapun kandungan proteinnya yang tinggi, antara lain mampu mempercepat perbaikan jaringan tubuh yang rusak. Bahkan diyakini kandungan protein dalam jengkol lebih banyak daripada kacang hijau.

Lalu bagi ibu hamil sering mengalami konstipasi. Kandungan serat dalam jengkol akan membantu sistem pencernaan dalam usus, sehingga dapat membantu mengatasinya. Hanya saja jangan terlalu banyak juga mengonsumsinya, karena asam yang terkandung di dalamnya tak bisa larut jika tercampur air. Sehingga bagi penderita gangguan ginjal, makan jengkol bukanlah pilihan yang tepat.Tak kalah penting, rutin mengkonsumsi jengkol dapat membantu menstabilkan organ vital dalam tubuh. Pasalnya, organ vital dalam tubuh akan berfungsi maksimal ketika asam folat dan vitamin B6 dalam jengkol dicerna dengan sempurna. Ibu hamil sangat dianjurkan untuk sesekali mengonsumsi jengkol, supaya perkembangan janin bisa optimal.

Selain itu, jengkol juga mampu menetralkan kadar gula dalam darah

sehingga aman untuk penderita diabetes. Adapun penanaman pohon jengkol lokasinya bisa di daerah dengan dataran rendah. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari yang penuh setiap harinya. Selain itu membutuhkan pasokan air yang banyak dengan kadar kelembaban yang cukup tinggi. Tanaman jengkol mudah beradaptasi jika di tanam dimana saja asalkan dekat dengan sumber air. Penanaman jengkol yang baik sebaiknya dilakukan saat awal musim penghujan. (Yan)

 

Read previous post:
JAGA KESEHATAN SECARA ALAMI SAAT MUSIM PENGHUJAN (3) – Purwoceng Memperlancar Sirkulasi Darah

ANEKA bahan natural baik dari satwa maupun tumbuhan mampu membantu menjaga kesehatan secara alami. Dengan kesehatan terjaga diharapkan akan mampu

Close