Geprekan GoFood Tetap Diidolakan Pecinta Kuliner Yogya

MERAPI-SUTRIONO
Suasana jumpa media Gojek bersama awak media.

MIE pedas boleh jadi pendatang baru makanan terfavorit sepanjang tahun 2020 versi GoFood di Yogyakarta. Hanya saja, penyetan dan serba geprekan masih diidolakan

masyarakat.

“Ayam geprek, iga geprek, bakso geprek dan semua makanan yang bisa digeprek masih jadi favorit GoFood di Yogya,” kata Ridzky Novasandro, District Head Gojek Jateng &

DIY dalam jumpa media di Yogya, Kamis (25/2).

Untuk tahun 2021, diprediksi minuman boba atau minuman mix dengan bahan dasar susu segar yang dipadukan dengan matcha (teh hijau), pandan, bobba, dan kopi susu sebagai

teman setia bekerja dan belajar di rumah. Aneka bakso seperti tahu bakso dan bakso kuah juga diproyeksikan akan laris tahun ini.
“Kuliner Yogya bisa menjadi barometer kuliner kota-kota yang lain. Apa yang laris di Yogya, bisa ditiru daerah lain” kata Andro.

Untuk mendukung protokol kesehatan selama pandemi Covid-19, Gojek juga memperkuat inovasi J3K yakni Jaga Kesehatan, Kebersihan dan Keamanan. Inisiatif J3K ini pun

mendapatkan sambutan baik dari para mitra driver, ditunjukkan oleh kesadaran dan komitmen mereka yang tinggi untuk menjalankan protokol kesehatan.

Berdasarkan data internal Gojek, terdapat sebanyak lebih dari 50 ribu kunjungan mitra driver setiap harinya ke Posko Aman J3K untuk mengukur suhu tubuh dan melakukan

desinfeksi kendaraan. Terdapat juga temuan bahwa para mitra driver Gojek memilih untuk menolak lebih dari 700.000 order yang dilakukan oleh customer yang tidak memakai

masker. Beberapa temuan data ini menjadi indikator positif dan memunculkan optimisme bahwa inisiatif J3K dapat terus diterima dan berlanjut dengan baik.

Gojek juga meluncurkan fitur Ceklis Protokol J3K dan Selfie Verifikasi Masker di aplikasi mitra driver sebagai syarat wajib setiap akan beroperasi. Di fitur Ceklis

Protokol J3K, mitra wajib menyatakan bahwa ia dalam keadaan sehat, rutin mencuci tangan, telah mendisinfeksi kendaraan, akan menjaga jarak selagi menunggu orderan, dan

menggunakan masker. Kemudian, mitra driver diwajibkan melakukan foto Verifikasi Masker dengan cara berfoto selfie guna memastikan bahwa ia menggunakan masker dengan

cara yang tepat dan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Jika mitra Gojek tidak melakukan cek suhu tubuh dan disinfeksi kendaraan di posko aman, maka mitra tersebut otomatis tidak dapat mengambil pesanan dari pengguna atau on bid,” ujarnya.

Head of Corporate Affairs Regional Gojek Central & West Java, Arum K Prasodjo mengutarakan, tahun ini Gojek menghadirkan ragam inovasi lainnya di antaranya GoCorp.

Melalui GoCorp, Gojek menghadirkan layanan untuk mendukung perjalanan bisnis yang aman, nyaman, mudah digunakan, dengan biaya yang rasional bagi para pelaku korporasi.
“Yogya dan Semarang sedang kami mulai, dan sepertinya respons sejumlah perusahaan sangat baik,” jelasnya. (Son)

Read previous post:
GURU MULAI DIVAKSIN CORONA-Sekolah Tatap Muka Ditargetkan Mulai Juli

Close