Tren GoFood di Yogya, Tahun 2020 Mie Pedas, 2021 Aneka Olahan Bakso

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Ayam crispy dan mie pedas ternyata menjadi pendatang baru sebagai makanan terfavorit sepanjang tahun 2020 versi GoFood di Yogyakarta. Namun, siomay, penyetan dan lotek masih diidolakan masyarakat. Untuk tahun 2021, diprediksi minuman boba milk tea dan aneka bakso seperti tahu bakso dan bakso kuah akan menjadi makanan terlaris.

“Prediksi kuliner ini dilihat dengan meningkatnya jumlah pesanan serta jumlah pencarian item menu tersebut di penghujung 2020 lalu. Prediksi ini dapat menjadi inspirasi bagi para mitra usaha yang tengah mempersiapkan kreasi menu andalan di tahun 2021,” kata Becquini Akbar VP Regional Strategy Gojek Central West Java, kemarin.

Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan, GoFood terus menjadi salah satu acuan tren makanan yang dapat diandalkan oleh masyarakat dan UMKM. Di tahun 2020, menu kuliner terlaris masih didominasi oleh dua juara bertahan yaitu ayam goreng dan kopi susu. Dua menu ini masih menjadi menu makanan favorit masyarakat Indonesia terutama di masa pandemi, karena menu tersebut menjadi santapan wajib selama masyarakat bekerja dan belajar dari rumah.

Selain itu, lanjutnya, tiga menu lainnya yang merupakan pendatang baru tahun 2020 didominasi oleh mie pedas terutama yang dibranding dengan nama-nama unik seperti mie setan, mie iblis, dll. Minuman mix dengan bahan dasar susu segar yang dipadukan dengan matcha (teh hijau), pandan, bobba, dan kreasi unik lainnya sebagai teman setia bekerja dan belajar di rumah. Dimsum goreng jenis udang rambutan, terutama disediakan oleh UMKM menjadi camilan favorit masyarakat

Memasuki tahun 2021, menurutnya, ada tiga menu kuliner yang diprediksi akan laris di tahun 2021 yakni Dessert Box (cake dalam kemasan) dengan berbagai varian dan kemasan yang unik, makanan dan minuman berbahan dasar Milo, dan Rice Bowl dengan berbagai topping. Ini berdasarkan tingkat jumlah pesanan serta jumlah pencarian di penghujung 2020 lalu. Prediksi ini dapat menjadi inspirasi bagi para mitra usaha yang tengah mempersiapkan kreasi menu andalan di tahun 2021.

“Seluruh upaya kami membantu pelanggan beradaptasi di masa pandemi, mulai dari pengembangan teknologi, edukasi protokol kesehatan, serta kejelasan informasi dan komunikasi di aplikasi membuahkan hasil. Upaya kami memperoleh pengakuan tingkat dunia sebagai layanan pesan-antar makanan yang yang melakukan adaptasi tampilan (user interface/ UI) dan pengalaman pelanggan (user experience/ UX) terbaik dalam merespon Covid-19 oleh UXAlliance, USaria dan Somia CX,” tambah Catherine.

Tak hanya diandalkan oleh pelanggan, GoFood turut konsisten menjadi mitra pertumbuhan bagi para merchant terutama UMKM dimana segmen bisnis ini menunjukkan pertumbuhan pesat sebesar hampir 40 persen, di masa pandemi. GoFood membantu usaha kuliner untuk go digital. Di akhir tahun 2020, tercatat 750.000 mitra usaha kuliner Indonesia bergabung bersama GoFood terutama di kategori UMKM, meningkat 50 persen di tahun sebelumnya.

“Di tahun 2021 ini, GoFood akan terus merancang teknologi yang meningkatkan pengalaman lebih baik bagi pelanggan. GoFood mengedepankan teknologi personalisasi, serta berfokus menjadi destinasi dan referensi kuliner utama di Indonesia yang akan dihadirkan lewat beberapa fitur andalan sepanjang 2021 nanti,” ujar Catherine.

Di penghujung tahun 2020 lalu, GoFood telah menyesuaikan tampilan (UI) di aplikasi dan meningkatkan pengalaman menyeluruh (UX) dengan memperkuat personalisasi, adanya halaman navigasi, informasi status pengantaran makanan, serta fitur koreksi otomatis (auto correct) pada kolom pencarian. Dalam waktu dekat, GoFood juga akan melengkapi fitur rating dengan ulasan yang dapat diberikan langsung oleh pelanggan untuk referensi pengguna lain. (*)

 

Read previous post:
Harga Daging Sapi di Kulonprogo Cenderung Stabil

Close