PLATFORM LARK TERINTEGRASI BANYAK FITUR: Mudahkan Bekerja di Era Pandemi

Tampilan Lark yang terintegrasi banyak fitur. (MERAPI – WULAN YANUARWATI)

MENGHADAPI tantangan perubahan pola komunikasi di tengah pandemi Covid-19 yang membatasi interaksi fisik secara langsung, Lark sebagai platform kolaborasi digital menghadirkan solusi agar masyarakat dapat tetap bekerja dengan produktif melalui berbagai fitur penunjang yang terintegrasi dalam satu aplikasi.

Senior Professional Service Consultant Lark, Suryanto Lee mengatakan, Lark memiliki berbagai collaboration tools yang terintegrasi dalam satu platform yang saling terhubung.

“Dengan Lark pengguna dapat mengerjakan berbagai macam hal dalam satu aplikasi. Mulai dari membuat dan mengedit dokumen, menerima email, mengirimkan pesan, mengelola agenda, hingga menelepon, serta melakukan video conference tanpa harus berpindah aplikasi,” jelasnya, Rabu (2/12) secara daring.

Dengan menghadirkan fitur seperti grup chat yang bisa menjangkau hingga 5.000 orang, panggilan video tanpa batas hingga 100 peserta, dan penyimpanan cloud gratis hingga 200 GB. Sehingga memungkinkan para pengguna untuk berkolaborasi secara dinamis. Messenger, Konferensi Video, Docs & Sheets, Penyimpanan Cloud, Kalender, dan Mail yang terintergrasi menjadikan Lark sebagai pusat komunikasi yang efektif.

“Fitur dokumen Lark juga dapat diakses secara bersama-sama, sehingga setiap anggota tim dapat mengerjakan dokumen, dan saling memberi ide, komentar atau masukan dalam waktu yang bersamaan,” jelasnya.

Peneliti Sosial dan Komunikasi, Devie Rahmawati meyakini bahwa situasi pandemi Covid-19 dapat dijadikan akselerator untuk mulai melakukan transformasi digital.
“Untuk menjawab tantangan yang timbul dalam kondisi pandemi saat ini, penerapan teknologi dapat memberikan peluang bagi sebuah bisnis untuk dapat bergerak lebih cepat dan produktif walau bekerja secara jarak jauh,” ujarnya.

Devie menambahkan setiap perusahaan, baik korporasi, perusahaan start-up, maupun UMKM harus berani keluar dari zona aman dan memulai transformasi cara bekerja dengan memanfaatkan platform digital tanpa hambatan seperti terlalu banyaknya aplikasi yang digunakan yang kemudian menjadi hambatan.
“Peralihan dari satu aplikasi ke aplikasi lain pun menimbulkan distraksi yang dapat menurunkan produktivitas. Maka dibutuhkan sebuah aplikasi mobile dan berbasis web yang terintegrasi sehingga produktivitas dapat terus ditingkatkan,” jelasnya.

Diharapkan melalui kehadiran platform kolaborasi Lark, akan mampu mendorong pembangunan sumber daya manusia dan meningkatkan literasi digital masyarakat. Hal ini sebagai upaya menggenjot laju pertumbuhan perekonomian yang sempat melambat akibat pandemi Covid-19. (C-4).

Read previous post:
WAJAH PARIWISATA ERA PANDEMI: Dari Quantity Tourism Menjadi Quality Tourism

SLEMAN (MERAPI) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio mengatakan, sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang sangat penting

Close