Menikmati Kopi di Bawah Teduhnya Pepohonan Pusat Kota Yogya

TAK perlu melesat jauh ke pinggiran kota atau bahkan ke luar kota untuk sekedar rileks sejenak di antara rimbunnya pepohonan hijau sambil menyeruput kopi enak. Suasana teduhnya pepohonan sambil menikmati minuman kopi itu bisa didapatkan di kedai kopi Cup of Tugu Lor. Konsep itu seakan membawa pengunjung kembali ke alam.

Berlokasi di Jalan Margo Utomo, kedai kopi tersebut berada di area yang sama dengan Hotel Mustokoweni. “Konsepnya memang untuk mengajak orang kembali ke nature,” kata Maria Betsy Wulandari Cohen, pemilik kedai cantik ini saat ditanya wartawan, Sabtu (29/2) sore.

Konsep tersebut sengaja dikreasikan oleh Wulan, panggilan akrabnya, dengan Kenzo Wienand. Mereka ingin menciptakan tempat yang inspiratif dan homy untuk semua orang. Buka pertama kali di akhir Desember hanya untuk keluarga dan teman, kedai ini dibuka untuk umum tepat pada tanggal 1 Januari 2019.

Dengan prinsip membawa kembali dasar atau basic, kedai tersebut menawarkan menu yang tidak neko-neko. Jawa Kafein adalah salah satu menu signature di kedai rimbun ini, isinya espresso, krimmer dan gula aren. Komposisinya seimbang, tegukan pertama terasa seperti pesta di mulut, tegukan berikutnya, rasanya seperti pesta.

Untuk yang suka menjelajah rasa, bisa mencoba menu signature lainnya yang diberi nama Pink Floyd. Kopi yang dikomposisikan dengan fermentasi air tape ketan tersebut rasanya luar biasa unik.

Perpaduan dari kopi dan air tape disatukan ini tidak awam di dengar, tetapi sekali lagi perpaduan yang seimbang membuat menu ini betul-betul menjadi signature. Manisnya alami dengan fizz atau gelembung soda ringan dari fermentasi yang seru. Sayangnya, saat ini Pink Floyd tersedia seasonal atau tidak selalu ada.

Menu kopi lain seperti single origin, espresso based dan teh tentu ada. Ada dua jenis manual brewing yang ditawarkan, Aeropress dan Kalita Wave. Untuk beans, cukup bertanya langsung pada barista apa yang sedang tersedia.

Makanan pun ragamnya cukup, makanan utama dan makanan ringan. Tidak terlalu banyak varian, namun cukup mewakili hingga tidak membuat bingung saat memilih. Sama seperti minumannya, makanannya pun sederhana, basic tetapi dibuat dengan benar.

“Makanan memang dibuat comfort food, gak macem-macem, basic dan klasik,” terangnya.

Kisaran harga untuk minuman ada di Rp 18 ribu hingga Rp 70 ribu, sedangkan untuk makanan, kisaran harga Rp 15 ribu hingga Rp 40 ribu. Pengunjung bisa datang setiap hari pukul 10.00 – 23-00 WIB dan last order pukul 11.00 WIB. (C-2)

Read previous post:
BANK BPD DIY BIMA PERKASA – Peluang Play Off Masih Terbuka

SLEMAN (HARIAN MERAPI) - Meski telah menelan tujuh kekalahan sepanjang lima seri Indonesian Basketball League (IBL), peluang Bank BPD DIY

Close