CIPTAKAN LULUSAN KAYA IDE SESUAI KEBUTUHAN ZAMAN Mahasiswa YKPN Gelar Experiential Marketing

DALAM rangka menciptakan lulusan yang kaya akan ide-ide out of the box dan mampu melampaui kebutuhan zaman, Prodi Manajemen STIE YKPN Yogyakarta melalui mata kuliah Perilaku Konsumen menyelenggarakan event Experiential Marketing dengan tema “Indonesia Satu, Indonesia Tanpa Perpecahan”, Sabtu (7/12/2019).

Kegiatan yang dihelat di Titik Nol Malioboro tersebut ini merupakan hasil nyata dari kegiatan praktik mata kuliah Perilaku Konsumen. Cynthia Ayu Manggarani, selaku dosen mata kuliah Perilaku Konsumen sekaligus koordinator acara tersebut menjelaskan, bahwa melalui kegiatan praktik ini, mahasiswa didorong untuk menciptakan ide-ide yang inovatif dalam rangka menarik perhatian calon konsumen dengan dasar pengaplikasian teori yang telah diberikan di kelas.

“Namun, melalui event ini pula yang terpenting adalah mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk mengobservasi secara langsung respon masyarakat (calon konsumen) terhadap aksi-aksi kreatifitas yang ditampilkan oleh mahasiswa STIE YKPN,” terang Cynthia.

Ia menambahkan, bahwa Experiential Marketing adalah konsep pemasaran yang mengintegrasikan unsur-unsur emosi, logika, dan dampak sensori pada manusia. Konsep ini menitikberatkan pada kemampuan pemasar untuk melekatkan merek di benak calon konsumen, dengan cara melibatkan calon konsumen dalam kegiatan pemasarannya.

“Di even ini pula ditampilkan berbagai unit kegiatan mahasiswa STIE YKPN, seperti UKM Teater, UKM Musik, UKM Paduan Suara, bermacam games edukasi, dan attractive dance. Dan pengunjung kawasan Titik Nol Malioboro dapat turut berpartisipasi dalam setiap pertunjukkan yang ditampilkan oleh UKM STIE YKPN. Ada beragam game juga bisa diikuti masyarakat,” imbuhnya.

Sementara, melalui melalui kegiatan praktik yang diselenggarakan secara rutin tiap semester di mata kuliah Perilaku Konsumen, dirinya berharap seluruh mahasiswa didorong untuk aktif berkontribusi dalam penciptaan ide-ide kreatif dalam koridor akademis, yang kemudian dapat diterapkan langsung di dunia nyata. Dengan demikian, kesenjangan antara teori yang dipelajari oleh mahasiswa di lingkungan kampus dengan praktiknya di lapangan menjadi tidak terlalu luas. Masyarakat pun dapat menikmati berbagai element of surprise yang disajikan oleh mahasiswa STIE YKPN.  <B>(Fin)<P>.

Read previous post:
Dana Kelurahan 2020 di Kota Yogya Tetap Sama

UMBULHARJO (HARIAN MERAPI) - Kota Yogyakarta akan kembali mendapat dana kelurahan dari dana alokasi umum (DAU) tambahan pemerintah pusat pada

Close