Buka Puasa Pakai Mi Berbahan Pisang

Sate jamur tiram lezat disantap langsung maupun dikonsumsi bersama nasi hangat. (Merapi-Sulistyanto)

BUAH pisang dikenal kaya kandungan serat serta beberapa vitamin, misalnya B6 dan C. Tak ketinggalan sejumlah mineral seperti potasium atau kalium yang mampu memberi manfaat bagi yang rutin mengkonsumsinya. Selain itu pisang dapat diolah menjadi sejumlah produk, misalnya mi dan beberapa jenis makanan ringan.

“Kami menyediakan mi terbuat dari buah pisang, baik menggunakan buah pisang langsung maupun yang sudah wujud tepung. Untuk pembuatan mi cukup menggunakan jenis pisang raja bandung. Mi ini antara lain dapat digunakan pada masakan mi ayam, bakso maupun mi Jawa dengan cita rasa unik serta tetap ada aroma pisangnya cukup khas,” ungkap salah satu kru kuliner Pepisangan di kawasan Senuko Jalan Godean Sleman, Agam Sapto kepada Merapi, baru-baru ini.

Menu masakan tersebut cocok juga dijadikan sebagai menu untuk takjil buka puasa. Hanya saja harganya memang agak mahal sedikit dibanding mi biasa, sebab bahan yang digunakan dipilih yang berkualitas serta bersifat organik. Dalam waktu dekat, bahkan pihak akan membuat semacam kebun pisang yang dapat dijadikan lokasi edukasi dan sebagian panenan pisang organik digunakan untuk kebutuhan di lokasi kuliner Pepisangan. Sebagai pemilik lokasi kuliner setempat, Sukardi sudah memyediakan lahannya.

Sedangkan olahan pisang cocok dijadikan sebagai makanan ringan, misalnya nugget pisang yang menggunakan bahan baku pisang jenis kepok kuning. Ada juga stik pisang serta pisang kipas. Makanan ringan seperti ini biasa pula dikombinasi dengan bahan lain, misalnya coklat, mayones dan keju. Sebagian lagi bisa dibuat minuman menyehatkan, antara lain dipadu dengan sejumlah rempah-rempah.

Sementara itu di Kedai Iwak Jamur kawasan Ngrenak Sidomoyo Godean menyediakan sejumlah menu masakan unik yang cocok juga dijadikan sebagai menu takjil buka puasa. Satu di antaranya sate jamur tiram yang lezat disantap langsung maupun dikonsumsi bersama nasi hangat. Bisa ditambah lagi dengan buntil daun pepaya yang berbentuk bulatan-bulatan mirip bola pingpong.

“Awalnya kami biasa mendapat pesanan membuat sate jamur tiram dengan bahan baku jamur tiram panenan sendiri. Dalam perjalanannya, kami membuka kuliner dengan menu spesial sate jamur tiram. Ada lagi masakan berbahan ayam, ikan lele dan nila dan nasi pecel,” ungkap pemilik usaha kuliner setempat, Ny Atun.

Menurutnya, jamur tiram yang akan dibuat sate direbus dahulu. Setelah itu diberi bumbu sate layaknya membuat sate kambing/ayam dan dibakar. Satu tusuk sate ini harganya cukup terjangkau, yakni Rp 1.000 pertusuk. Sedangkan jenis minuman yang cocok dipilih saat berbuka puasa, misalnya koktail antara lain ada irisan beberapa buah dan diberi biji selasih.

“Untuk Bulan Ramadan, kami buka setelah Ashar sampai sekitar Isya saja,” jelas Ny Atun. (Yan)


Read previous post:
Kejar Target, TNI-AD Dampingi Kementan Realisasikan Program Serasi

BANJARBARU (MERAPI)- Realisasi program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi), sampai awal Mei 2019, relatif kecil, karena kendala di lapangan cukup

Close