Siswa Bolos Sekolah Terpantau Lewat Ponsel

Tampilan menu monitoring siswa pada aplikasi JSS untuk memudahkan pemantauan kehadiran dan nilai ulangan. (MERAPI-TRI DARMIYATI)

ANAK bolos sekolah tak terkontrol sampai menyembunyikan nilai ulangan karena jelek ke depan sudah diminimalisir. Melalui teknologi kehadiran siswa hingga hasil ulangan dapat dipantau dengan mudah melalui telepon seluler secara online. Seperti yang tengah dikembangkan di Kota Yogyakarta melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS) pada telepon selular berbasis android.

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Yogyakarta, Suciati menuturkan dari segi aplikasi pemantauan siswa di sekolah pada JSS sudah siap. Ada fitur menu monitoring siswa yang disediakan pada aplikasi JSS. Namun secara konten atau isi menu monitoring masih menunggu kesiapan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta.

“Itu menjadi media komunikasi antara sekolah dengan orantua siswa. Jadi lebih mudah memantau anaknya dan hasil belajarnya,” ujar Suciati belum lama ini.

Dari pantauan dalam aplikasi JSS, menu monitoring siswa sudah muncul. Tapi masih diberitanda khusus yang menunjukkan bahwa aplikasi tersebut masih dalam tahap uji coba. Dia menyampaikan konten materi dalam menu monitoring yang disiapkan terkait info kehadiran siswa, nilai ulangan siswa dan pesan berantai pengumuman dari sekolah.

Orangtua atau wali siswa yang ingin memantau kehadiran siswa atau hasil ulangan secara online tersebut harus harus mengunduh aplikasi JSS melalui playstore yang ada di perangkat telepon pintar berbasis android. Basis data yang digunakan untuk mengakses adalah nomor induk kependudukan anak.

“Setiap orang tua akan memperoleh notifikasi dari JSS terkait anak mereka masing-masing. Bukan informasi umum untuk semua siswa, sehingga terjaga privasinya,” paparnya.

Sekolah yang akan dilibatkan adalah SD dan SMP Negeri serta swasta di Kota Yogyakarta. Menurutnya sekolah tidak perlu menambah infrastruktur apapun untuk bisa menyampaikan konten terkait monitoring kehadiran siswa, nilai ulangan smpai pengumuman dari sekolah ke orangtua. Itu karena pengelolaan datanya bisa menggunakan android dan komputer pc yang terkoneksi dengan internet.

“Yang diperlukan adalah pengelola data karena mereka yang nantinya bertugas untuk memasukkan data siswa. Apakah ada siswa terlambat masuk sekolah atau tidak, dan bagaimana hasil ujian atau ulangan mereka. Ini sedang dirumuskan oleh Dinas Pendidikan,” terang Suci.

Diharapkan keberadaan menu monitoring siswa tersebut akan semakin memudahkan komunikasi antara sekolah dengan orangtua siswa. Apalagi kini sebagian masyarakat sudah menggunakan telepon pintar, sehingga diharapkan dimanfaatkan secara cerdas untuk memudahkan dukungan pemantauan pembalajaran siswa.

Secara terpisah Pelaksana Tugas Kepala Disdik Kota Yogyakarta Budi Asrori Santosa mengatakan, tengah menyiapkan konten untuk menu monitoring siswa. Dia menilai dengan adanya monitoring siswa melalui JSS tersebut akan memudahkan komunikasi dan kontrol pembelajaran siswa di sekolah oleh orangtua,

“Tujuannya adalah komunikasi orang tua dan sekolah menjadi semakin mudah dan lancar,” pungkas Budi.(Tri)

Read previous post:
GALA SMP SLEMAN 2019 – Final Antiklimaks, SMPN 3 Sleman Menang 11-0

SLEMAN (MERAPI) - Final Gala SMP Sleman 2019 yang mempertemukan SMPN 3 Sleman dan SMPN 1 Mlati di Stadion Tridadi,

Close