Corak Daun Begonia Dikagumi Hobiis

Fikron menunjukkan salah satu jenis tanaman begonia. (MERAPI-SULISTYANTO)

BAGI penggemar tanaman hias, nama begonia sudah tak asing lagi. Tanaman yang terdiri dari beberapa jenis ini banyak memamerkan keindahan corak daun. Bahkan ada yang berbunga dengan tampilan bunga unik serta khas. Aneka jenis begonia seperti iron cross, silver sweet, joe hayden, abel carriere dan faliosa cocok ditanam di pot-pot lalu ditempatkan di teras maupun halaman rumah.

Namun untuk menjaga pesona begonia itu, perawatanya harus menjadi perhatian. Salah satunya dukungan sinar matahari. Tanaman ini senang di tempat yang mendapat cahaya matahari, asal tak berlebihan. Kondisi itu akan mendukung kesehatan tanaman dan tak terhambat pertumbuhannya.

“Jika sekiranya lokasi yang kita punya selalu banyak terkena sinar matahari langsung, cara mengatasinya di bagian atas perlu diberi jaring paranet warna hitam ataupun plastik UV. Bisa juga penempatannya di dekat pohon-pohon rindang,” jelas penggemar tanaman hias asal Mlati Sleman, Fikron Ahsani kepada Merapi, baru-baru ini.

Seperti di tempatnya, sebagian begonia diletakan di lokasi yang tak mendapatkan sinar matahari langsung. Jika mendapatkan sinar matahari langsung, cukup pagi atau sore hari saja. Ketika matahari terlalu terik akan memicu kematian begonia, misalnya diawali ada daun yang layu ataupun seperti terbakar.

Selain ditanam menggunakan pot termasuk jenis pot gantung ataupun kreasi wadah lainnya, begonia juga bisa ditanam di tanah langsung. Hanya saja sebelum menanam di tanah langsung perlu mengolah tanahnya dahulu, antara lain membersihkan gulma/rumput liar, perlu penggemburan tanah dan tanah yang sudah digemburkan idealnya dicampur dengan pupuk kandang.

“Soal penyiramannya, jika musim kemarau dan tanah mudah kering sebaiknya antara satu sampai dua kali dalam sehari. Selain model disiram dengan air secukupnya di bagian media tanam, bisa juga model semprot atau spray,” urai Fikron.

Perawatan penting lainnya, secara berkala membersihkan gulma yang muncul di tanaman dan membuang daun-daun yang kering. Selain itu perlu pemangkasan agar terjadi proses peremajaan di sejumlah dahan/batang tanaman. Pemupukan dapat dilakukan antara dua sampai tiga minggu sekali seperti menggunakan pupuk kandang ataupun pupuk model slow release, yakni nutrisinya turun secara lambat ke tanah saat tersiram air.

“Pemupukan begonia dan beberapa jenis tanaman lain sering dibarengkan dengan anggrek. Kebetulan ibu dan semua keluarga di sini senang juga dengan jenis-jenis anggrek seperti bulan, dendrobium dan katleya,” imbuhnya.

Agar tanaman begonia semakin banyak, sebut Fikron, perbanyakan tanaman bisa dilakukan, satu di antaranya yang mudah yaitu memisahkan bagian tunas atau anakan tanaman. Ada pula yang biasa menerapkan menggunakan bagian umbi, bahkan ada jenis yang bisa diperbanyak dari bagian daun. Namun ia belum pernah menerapkannya.

“Paling mudah dengan memisahkan bagian tunas, atau dengan membeli bibit tanaman begonia di kios-kios tanaman. Dengan membeli akan bisa juga mendapatkan jenis begonia lain yang kita belum punya,” ujarnya di akhir perbincangan. (Yan)

Read previous post:
Peminat Minim, Pendaftaran Relasi Diperpanjang

UMBULHARJO (MERAPI) - Minat masyarakat untuk menjadi relawan demokrasi (Relasi) di Kota Yogyakarta masih minim. Hingga batas waktu, pendaftar Relasi

Close