HDCI Sleman Aktif Gelar Kegiatan

Pengurus dan anggota HDCI Sleman foto bersama di sela-sela kopdar. (MERAPI-SULISTYANTO)
Pengurus dan anggota HDCI Sleman foto bersama di sela-sela kopdar. (MERAPI-SULISTYANTO)

PEMILIK motor Harley Davidson (HD) sudah banyak tergabung di Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) dan bisa eksis sampai saat ini. Bahkan kepengurusan HDCI sudah terbentuk sampai di berbagai kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Satu di antaranya yang tetap bisa aktif, yakni HDCI Kabupaten Sleman.

Menurut Ketua HDCI Sleman Ervin Arifianto, kegiatan rutin yang berusaha bisa digelar rutin pihaknya antara lain kopi darat (kopdar), bakti sosial (baksos) dan touring jarak pendek maupun jauh. Jika semua pengurus dan anggota bisa datang semua saat ini ada 73 <I>bikers<P>. Saat ada kopdar biasa membawa HD masing-masing. Selain itu ada juga kopdar yang dapat mengajak anggota keluarga masing-masing.

“Mayoritas anggota kami sudah lulus kuliah dan berkeluarga. Tak sedikit yang menjadi wirausaha atau pengusaha,” jelas Ervin, baru-baru ini.

Ditemui di sela-sela kopdar di lokasi kuliner Rocket Chicken kawasan Jalan Godean Sleman, Ervin menambahkan, kopdar dapat dilakukan di rumah anggota/pengurus. Bisa juga di lokasi kuliner, objek wisata maupun tempat-tempat lain. Kegiatan baksos digelar dua bulan sekali, khusus musim kemarau panjang seperti sekarang rutin memberi bantuan air bersih ke Gunungkidul. Sedangkan baksos ke panti sosial maupun panti jompo biasa berpindah-pindah tempatnya.

Belum lama ini, pihaknya juga mengunjungi lokasi TMMD reguler ke-101 Kodim 0734/Yogyakarta di Kelurahan Pandean Umbulharjo Yogya. Pihak HDCI Sleman membawa bantuan ratusan bungkusan paket sembako. Paket sembako secara simbolis diberikan kepada Dandim Yogyakarta Letkol Inf Rudi Firmansyah lalu secara bersama-sama dibagikan kepada masyarakat di wilayah kelurahan setempat. Pemberian sembako seperti ini diharapkan menjadi bagian dari kepedulian HDCI kepada masyarakat yang membutuhkan.

Adapun pengurus harian HDCI Sleman saat ini, yaitu Ketua Ervin Arifianto, Sekretaris I/II Eko Nimco/Lucky Cahyadi, Bendahara Yudha, Kabid Humas Joko Susanto, Kabid Sosial W Kristanto dan Kabid Kegiatan Tiyok. Saat ada anggota baru, pihaknya pun berusaha mengenalkan kepada semua anggota/pengurus termasuk lewat media sosial yang dibuat pengurus HDCI Sleman. Salah satu anggota baru, yakni H Nurul Atik yang merasa senang dapat bergabung di komunitas tersebut.

“Dengan bergabung di HDCI Sleman antara lain dapat menambah teman, memperluas persaudaraan dan mempererat silaturahim. Saya yakin banyak kegiatan positif yang biasa dilakukan HDCI,” tandasnya.

Dalam sejumlah kesempatan, pengurus HDCI Sleman pun biasa menjelaskan sejarah terbentuknya HDCI pusat sampai akhirnya terbentuk yang ada di tingkat kota/kabupaten. Khusus di DIY, paling aktif yaitu Sleman, Bantul dan Kota Yogya.

Adapun terbentuknya HDCI diawali atas dasar kesamaan hobi dan semangat persaudaraan yang ada dari para pecinta HD, pada 13 Agustus 1988 bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun HD Club Jakarta di Jakarta tercetuslah keinginan bersama dari para pecinta Harley Davidson yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia membentuk organisasi yang bersifat Nasional sebagai wadah tunggal dari berbagai club Harley Davidson yang ada.

Lalu saat Musyawarah Nasional Harley Davidson Club di Bandung pada 28 Mei 1990 menghasilkan keputusan yaitu membentuk organisasi sebagai wadah tunggal yang dinamakan Harley Davidson Club Indonesia (HDCI). Dalam perkembangannya bisa terbentuk juga HDCI tingkat provinsi sampai tingkat kabupaten dan kota. (Yan)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
HUT KE-80 RS GRHASIA-Makin Tua Harus Kian Berarti

RUMAH Sakit Grhasia merupakan rumah sakit yang sudah tua, karena telah berumur 80 tahun. Tetapi usia tua bukan berarti semakin

Close