Usung Semangat Kewirausahaan, Komunitas Block71 Yogya Diresmikan

Mohamed Salem (kiri) meresmikan kantor Block71 Yogya. (MERAPI-ZAINURI ARIFIN)
Mohamed Salem (kiri) meresmikan kantor Block71 Yogya. (MERAPI-ZAINURI ARIFIN)

MEMBIDIK start up lokal, Block71 resmi beroperasi di Yogya. Peresmian kantor di Kota Pelajar ini bersamaan dengan peresmian serupa di Bandung sekaligus melengkapi Kantor Block71 yang sudah setahun terakhir beroperasi di Jakarta.

“Siapa tak kenal Yogya. Yogya dikenal sebagai Kota pelajar yang tentu banyak perguruan tinggi dan banyak anak-anak muda berpotensial yang menumbuhkan startup-startup berpotensi juga,” papar Direktur Salim Grup, Mohamed Salim usai peresmian kantor yang berada di kawasan Sagan, Kota Yogya, Kamis (25/10).

Sementara, dibukanya kantor perwakilan Block71 di Kota Yogyakali ini dikarenakan adanya kemajuan komunitas Block71 yang sudah ada di sejumlah kota internasioanal lainnya seperti San Fransisco, Singapura, dan Suzhou (Tiongkok). Dan target startup yang dibidik di Yogya, Salim pun tidak mematok jumlahnya. Dia berharap bisa sebanyak-banyaknya mengajak para startup lokal di Yogya untuk go internasional.

“Kami senang komunitas ini berkembang, sesuai tujuan kami untuk memfasilitasi pertukaran ide cemerlang dari pegiat startup di Indonesia. Apalagi kota ini punya potensi luar biasa dengan banyaknya anak muda. Kami menanti perkembangan teman-teman di Yogya kedepan,” ungkapnya.

Dengan menggandeng perguruan tinggi ternama di Singapura, National University of Singapore (NUS) melalui divisi kewirausahaannya, NUS Enterprise, Salim Grup juga tengah membidik kota lain untuk menambah jumlah kantor Block71 yakni di Kota Medan.

Ms  Dawn Ng, selaku Director of Ecosystem Development NUS Enterprise menambahkan keputusan membangun Block71 di Yogya dimaksudkan untuk memfasilitasi serta mendorong ekosistem startup lokal. Kesuksesan Block71 di Singapura diharapkan menular di Kota Gudeg sehingga semakin banyak startup lokal yang bisa mengakses pasar internasional.

“Block71 mengusung semangat kewirausahaan, kolaborasi dan kemitraan dengan mengoptimalkan pengalaman unik berdasar riset dan teknologi yang dimiliki universitas. Ruang ini menyediakan lokasi fisik bagi para startup yang sedang berkembang untuk mengakses pasar baru memanfaatkan jaringan sumber daya dan koneksi global kami,” sambung dia dalam acara peresmian tersebut.

Ms Dawn Ng mengungkapkan pihaknya tak hanya memberikan ruang bekerja bagi para startup namun juga layanan pendukung lain yang komprehensif.

“NUS Enterprise memberikan mentoring, akses terhadap pendanaan, jejaring luas hingga bantuan berintegrasi dengan lancar ke ekosistem lokal. Sekaligus menghubungkan startup Singapura dan Indonesia agar bisa bekerjasama,” tandas dia. (Fin)

 

Read previous post:
Penyewa Stan Pasar Malam Sekaten Diminta Patuh Aturan

GONDOMANAN (MERAPI) - Sejumlah wahana permainan dan stan Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) mulai dibangun di Alun-alun Utara Yogyakarta. Panitia

Close