Malu Sama Anak Istri, Rohman Antusias Ikuti Hapus Tato Gratis

Warga antusias mengikuti program hapus tato. (MERAPI-ZAINI ARROSYID)
Warga antusias mengikuti program hapus tato. (MERAPI-ZAINI ARROSYID)

RATUSAN warga mengikuti program penghapusan tato secara gratis yang digelar Lazisnu Kabupaten Temanggung, Senin (22/10). Program itu untuk membantu warga yang kesulitan dalam menghapus mengingat mahalnya biaya penghapusan tersebut.

Manajer Keuangan Lazisnu Kabupaten Temanggung Anas Makruf (38) mengatakan besarnya biaya penghapusan tato menjadi salah satu kendala warga untuk menghapus tato di tubuhnya, selain kesulitan dalam mengakses layanan tersebut.

“Dana penghapusan tato didapat dari Koin NU, warga dapat mengaksesnya dengan mudah melalui Lazismu dan gratis,” kata Anas Makruf.

Dia mengatakan peserta yang ikut diluar ekspektasi, dari semula diperkirakan hanya puluhan orang ternyata menjadi lebih dari 160 orang. Karena banyaknya peminat itu, sehingga nanti proses penghapusan dibagi dalam beberapa gelombang.

“Tidak hanya warga muslim, yang non muslim juga ikut. Warga luar kabupaten seperti Wonosobo juga mendaftar,” katanya, sembari mengatakan telah ada sejumlah tenaga medis baik lelaki dan perempuan untuk menghapus tato itu, serta jaminan dari sisi kesehatan.

Seorang warga Rohman Budiyanto (37) warga Kauman Kecamatan Kaloran mengatakan menghapus tato karena malu dengan anak dan istri, selain agama melarang dan demi kesehatan. “Saya ingin menghapusnya, tato tidak baik untuk kesehatan dan agama melarang,” katanya.

Dia mengatakan mentato tubuh karena terpengaruh teman-teman saat ngamen di Semarang beberapa tahun lalu. Mentato juga di seorang temannya, kini sudah tidak zamannya lagi mentato tubuh. ” Begitu mengetahui ada program hapus tato, saya langsung mendaftar,” katanya.

Seorang peserta Romi (29) mengatakan telah berhasil menghapus sebagian tato di tangannya. Sisanya akan dihapus pada beberapa hari ke depan. Penghapusan beberapa tahap karena yang ditubuhnya termasuk jenis yang tebal dan tintanya bagus.

” Baru satu kali penghapusan, tato di tangan ini setidaknya nanti 3 kali penghapusan. Penghapusan tato dengan cara laser,” katanya,

Peserta lainya Ani (35) warga Wonosobo mengatakan berusaha menghapus tato di dua tangannya. Karena biaya mahal dan sulit mengakses layanan tersebut, sehingga datang ke Temanggung untuk mengikuti yang digelar Lazisnu. Program ini sangat baik dan membantu.

” Semoga tato di tangan dapat hilang,” katanya. (Osy)

Read previous post:
IBL TOURNAMENT 2018 – Bima Perkasa Peringkat ke-5

  SOLO (MERAPI) - Bima Perkasa Yogya mengakhiri turnamen pramusim Indonesia Basketball League (IBL) di peringkat 5. Yanuar Dwi Priasmoro

Close