GANTI RUGI JALUR REL KA BANDARA BELUM JELAS-Sutedjo Cemas Warga Berubah Pikiran

WATES (HARIAN MERAPI) – Pemkab Kulonprogo mendesak pemerintah pusat agar segera merampungkan pembayaran ganti rugi bagi warga terdampak pembangunan jalur rel kereta api dari dan menuju Yogyakarta International Airport (YIA). Jika tak kunjung diselesaikan, Pemkab khawatir warga akan berubah pikiran.

Bupati Kulonprogo, Sutedjo dalam rapat virtual bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan sejumlah pihak terkait, Jumat (3/7) menyampaikan, ada sekitar 560 bidang tanah yang terdampak pembangunan jalur rel di tiga kalurahan yakni Kalidengen, Kaligintung dan Glagah. Dari sekian itu, baru sekitar 247 bidang yang dibayarkan.

Padahal, seluruh warga terdampak sudah mengirimkan berkas persyaratan pencairan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Wilayah DIY selaku bagian dari tim pengadaan lahan pembangunan rel. Selanjutnya, berkas itu diteruskan ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk dilakukan pemeriksaan.

“Sampai saat ini tidak ada kejelasan terkait berkas tersebut sehingga warga berpikir sudah lengkap dan tinggal menunggu pencairan. Setahu kami sudah sesuai persyaratan, tapi kalau memang ada hal-hal yang kurang mohon segera diinformasikan,” kata Sutedjo.

Ia menyampaikan, proses penyelesaian pembayaran ganti rugi sangat mendesak dilakukan. Apalagi sekarang ini pekerjaan fisik sudah dimulai. Sutedjo khawatir, jika pencairan ganti rugi tak kunjung diselesaikan, warga terdampak bisa berubah pikiran dan justru menolak pembangunan jalur rel tersebut.

“Kami was-was. Oleh karena itu bagaimana ini segera diselesaikan. Kalau memang ada kendala administrasi mohon ada diskresi supaya cepat selesai,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Menhub Budi Karya Sumadi belum bisa memberi jawaban karena proses verifikasi data masih dilakukan oleh LMAN. Tidak mudah bagi LMAN untuk memperkirakan waktu pencairan.

“Insyaallah pada Rabu (8/7) semua data akan diverifikasi bersama-sama,” katanya.

Budi kemudian berjanji akan memerintahkan bawahannya untuk proaktif mengawasi proses verifikasi data warga. Rapat rutin terkait penuntasan verifikasi data yang bisa diikuti oleh Bupati Kulonprogo akan digelar rutin setiap pekan.

“Bupati bisa rawuh (datang) di acara ini untuk memantau progresnya,” kata Budi. (Unt)

 

Read previous post:
16 Ribu Relawan Dapat Bantuan Jogo Tonggo Kit

TEMANGGUNG (MERAPI) - Sebanyak 289 pos Jogo Tonggo di Kabupaten Temanggung menerima bantuan Jogo Tonggo Kit dari Pemerintah Provinsi Jawa

Close