Kulonprogo Targetkan 1.108 Akseptor

WATES (HARIAN MERAPI) – Kulonprogo ditargetkan mampu memperoleh 1.108 akseptor atau pelaksana program KB. Rinciannya, terdiri dari IUD dan implan 301 akseptor, suntik 193 akseptor, serta pil dan kondom 614 akseptor.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluaga Berencana Kulonprogo, Sudarmanto mengatakan, target tersebut menjadi upaya pemerintah dalam mempersiapkan loyalitas sumber daya manusia (SDM) dan keluarga yang berkualitas di masa mendatang. Untuk mendukung pemenuhan target itu, akan diterapkan pelayanan oneway.

“Upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas harus dimulai sejak mulai berkeluarga. Dalam hal ini, peran serta kaum milenial dinilai penting untuk melakukan perencanaan kehidupan berkeluarga demi mewujudkan keluarga berkualitas sehingga mampu menghasilkan SDM yang siap mendukung pembangunan,” kata Sudarmanto dalam acara Puncak Peringatan Hari Keluarga Naisonal (Harganas) XXVII tahun 2020 di Praktek Mandiri Bidan (PMB) Sulastita Saraswati Kulonprogo, Senin (29/6).

Puncak Peringatan Harganas XXVII tahun 2020 dilaksanakan secara virtual, mengambil tema BKKBN Baru dengan Cara Baru dan Semangat Baru Hadir di dalam Keluargamu. Dalam kesempatan ini, Bupati Kulonprogo, Sutedjo meyerahkan APD dan BKB Kit kepada pengelola PMD Sulastita Saraswati

Saat menyampaikan sambutannya, Bupati Kulonprogo, Sutedjo menyampaikan, keluarga merupakan pranata sosial pertama dan utama yang mengemban fungsi strategis. Keluarga mampu membekali nilai-nilai kehidupan bagi anak yang sedang tumbuh dan berkembang. Sutedjo menambahkan, peringatan Harganas tahun 2020 bertujuan untuk menjadikan keluarga Indonesia Esensi sebagai Keluarga Keren. (Unt)

Read previous post:
Yogya Tak Terjadi Baby Boom

Close