Bandara Adisutjipto Tetap Layani Penerbangan Khusus

WATES (HARIAN MERAPI) – PT Angkasa Pura I mengintensifkan sosialisasi kepada maskapai penerbangan hingga moda transportasi pendukung yang akan beroperasi di Bandara Internasional Yogyakarta Kabupaten Kulonprogo pada 29 Maret 2020.

Pelaksana Tugas General Manager Bandara Internasional Yogyakarta Agus Pandu Purnama, Rabu (19/2), mengatakan pada 29 Maret 2020 ini, Yogyakarta International Airport (YIA) akan beroperasi penuh.

“Pada Maret atau April nanti ada perubahan musim dingin ke panas, sehingga akan ada perubahan rute penerbangan dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta ke Bandara Internasional Yogyakarta,” kata Agus Pandu seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan dari total penerbangan di Bandara Adisutjipto Yogyakarta sebanyak 168 penerbangan akan dialihkan ke Bandara Internasional Yogyakarta. Sehingga total penerbangan di YIA akan menjadi 192 penerbangan yang sudah terdaftar di Kementerian Perhubungan.

“Progres pergantian musim, nanti seluruh maskapai dari Bandara Internasional Adisutjipto ke YIA, kecuali ATR ada delapan penerbangan atau 16 pergerakan,” kata Agus Pandu.

Ke depan, lanjut Agus Pandu, Bandara Adisutjipto Yogyakarta hanya melayani penerbangan ATR dan pesawat carter baik domestik dan internasional, jet pribadi dan pesawat kecil lainnya. “Kalau penerbangan dengan pesawat besar, seluruhnya akan dialihkan ke Bandara Internasional Yogyakarta,” ujarnya.

Agus Pandu mengatakan pada 20 Februari ini, terminal penerbangan domestik yang ada di Bandara Internasional Yogyakarta akan dipindah ke lantai III karena sudah dapat dioperasionalkan.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan pada 29 Maret 2020, seluruh penerbangan di Bandara Adisutjipto Yogyakarta akan dialihkan ke Bandara Internasional Yogyakarta, kecuali penerbangan berjadwal dan tidak berjadwal yang menggunakan pesawat propeller, serta penerbangan VIP menggunakan pesawat jet pribadi.

“Kami akan mengalihkan seluruh penerbangan dari Bandara Adisutjipto ke Bandara Internasional Yogyakarta pada akhir Maret nanti. Nanti ada 66 penerbangan di Bandara Internasional Yogyakarta, saat ini baru 34 penerbangan per hari,” kata Faik.

Ia mengatakan pemindahan akan dilakukan secara serempak. Hal ini berdasarkan masukan dari maskapai.

“Kalau dilakukan secara bertahap, akan menimbulkan biaya lebih tinggi. Mereka (maskapai penerbangan) harus mengeluarkan biaya operasi dua tempat. Jadi lebih baik, pemindahan dilakukan secara serempak,” katanya. (*)

Read previous post:
Komunitas PaSal Klarifikasi Tudingan Netizen

KOMUNITAS Paseduluran Saklawase (PaSal) banyak bergerak di bidang sosial kemanusian. Salah satu agendanya, yakni setiap harinya berbagi 25 nasi box

Close