BESOK SUTEDJO DILANTIK JADI BUPATI KULONPROGO-PDIP Siapkan Kandidat Wabup

WATES (HARIAN MERAPI) – Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo akan dilantik menjadi Bupati Kulonprogo besok, Kamis (7/11). Pelantikan Sutedjo dilakukan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di Bangsal Kepatihan Yogyakarta.

Setelah Sutedjo resmi menjadi Bupati Kulonprogo, maka akan terjadi kekosongan pada posisi wabup. Terkait hal ini, PDIP yang merupakan partai pengusung Hasto-Tedjo dalam Pemilukada Kulonprogo 2017 bertekad mengisi kekosongan jabatan tersebut.

Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati mengatakan, jika Sutedjo sudah dilantik, pihaknya lantas menunggu SK Bupati dan permintaan pengisian calon wabup oleh bupati baru. Setelahnya, DPRD Kulonprogo akan menggelar rapat paripurna pengumuman kekosongan jabatan wabup.

“Rencananya Senin (11/11). Rapur akan mengumumkan kekosongan jabatan wabup,” kata Akhid, Selasa (5/11).

Akhid yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PDIP Kulonprogo ini menjelaskan, posisi cawabup akan diisi kader dari partai pengusung Hasto-Tedjo dalam Pemilukada 2017, salah satunya PDIP. Pada Minggu (3/11) malam, partainya sudah menggelar rapat pleno internal DPC yang dihadiri mantan bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo.

“Intinya, PDIP siap untuk segera melaksanakan tahapan pengisian wabup. Harapan saya, partai pengusung non PDIP bisa memahami bahwa kekosongan ini adalah haknya PDIP,” ujar Akhid.

Sebagai langkah tahapan, PDIP akan membuka pendaftaran cawabup setelah pelaksanaan rapur pengumuman kekosongan jabatan wabup. Kesempatan ini terbuka untuk seluruh masyarakat yang berminat, asalkan memenuhi ketentuan berdasar aturan PDIP.

Kendati demikian, partai pengusung pasangan Hasto-Tedjo dalam Pemilukada bukan hanya PDIP saja, melainkan juga Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Meski merupakan partai yang menaungi Sutedjo dan sudah punya wakil yang dipastikan menjadi Bupati Kulonprogo, PAN tetap mengisyaratkan untuk mencalonkan kadernya sebagai wabup.

“Kalau di antara partai pengusung itu tidak ada kader yang dicalonkan, PAN siap mencalonkan. Tapi jika iya, kami menghargai dan menghormati teman koalisi,” kata Ketua DPD PAN Kulonprogo, Ponimin Budi Hartono.

Ponimin berpendapat, semua kader partai pengusung Hasto-Tedjo punya peluang yang sama dalam mencalonkan kadernya menjadi wabup. Namun berdasarkan etika politik, PAN sudah memiliki kader yang menjadi bupati, sehingga posisi wabup lebih baik diduduki kader partai lain.

“Apalagi jabatan itu amanah, lebih baik dijalankan partai koalisi,” ujarnya. (Unt)

Read previous post:
BERANGKATKAN 5 ATLET KE PRA-PON – Percasi DIY Optimis Lolos ke PON

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Pengurus Daerah (Pengda) Percasi DIY optimistis bisa lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX-2020 Papua mendatang

Close