Father’s Day, Sekolah Bersama Ayah

AKTIVITAS ayah dalam bekerja, kerap menjadi keluhan karena berdampak pada minimnya waktu bersama buah hati tercinta. Atas dasar itulah, SD Islam Terpadu (IT) Ibnu Mas’ud Wates Kulonprogo, menciptakan momen spesial, Rabu (11/9), yakni kebersamaan anak-anak dengan ayahnya.

Momen spesial kebersaman anak dengan ayahnya ini diberi nama Father’s Day, sebagai bagian dari program Gerakan Ayah Peduli Buah Hati. Dalam momen ini, para ayah dituntut untuk menemani buah hatinya selama satu hari di sekolah. Mulai dari belajar di dalam kelas, beribadah hingga membuat karya, anak-anak didampingi ayahnya masing-masing.

Sontak, kegembiraan pun terpancar dari wajah anak-anak. Sebab ayah yang selama ini sibuk bekerja, bisa meluangkan waktu menemani mereka seharian di dalam kelas. Seperti yang dirasakan Alya Faiza. Bocah kecil ini merasa senang karena bisa bersekolah ditemani sang ayah.

“Selama ini ayah cuma mengantar ke sekolah, kemudian bekerja. Siangnya, saya dijemput ibu. Tapi hari ini berbeda. Ayah menemani seharian di sekolah,” ujarnya gembira.

Meski momen spesial Father’s Day ini menyita waktu kerja, namun sebagian besar orangtua tidak merasa keberatan. Salah satu orangtua siswa, Arif Isnanto justru mengapresiasi kegiatan ini karena mampu untuk mendekatkan hubungan siswa dengan guru dan orang tua. 

“Sesama orangtua jadi lebih mengenal demi mendukung pembelajaran anak,” ucapnya.

Diakui Arif, selama ini dirinya tidak bisa menemani buah hati dalam

waktu lama karena harus bekerja. Untuk menghadiri momen Father’s Day saja, ia harus meminta izin ke tempatnya bekerja. Ia pun berharap, ke depan acara serupa digelar dengan memilih waktu yang tepat agar tidak mengganggu pekerjaan orangtua.

Momen spesial Father’s Day digelar pihak sekolah untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan. Sebab, dukungan dari keluarga dinilai sangat menentukan keberhasilan pendidikan anak-anak.

“Ini adalah hari spesial, karena ayah mendampingi buah hati belajar,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SDIT Ibnu Mas’ud, Martin.

Kegiatan ini, lanjutnya, menjadi upaya pihaknya dalam memperingati Hari Ayah. Sebab, ayah memiliki peranan penting dalam mendidik anak-anak sehingga perlu dirayakan.

Martin berpendapat, program ini bisa menjadi upaya untuk merekatkan hubungan ayah dengan anak. Harapannya anak akan merasakan bagaimana perhatian seorang ayah dalam mendukung proses belajar anak. (Unt)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Badan Otorita Borobudur Bekali Pelatihan Warga Kulonprogo dan Magelang

BADAN Otorita Borobudur (BOB) berusaha meningkatkan kemampuan warga sekitar kawasan zona otoritatif dengan adakan beberapa pelatihan. Peserta pelatihan perwakilan dari

Close