Kampanye di Kulonprogo, Rudiantara Kenalkan Tiga Kartu Sakti Jokowi

Menkominfo) Rudiantara berorasi di depan ribuan simpatisan dalam kampanye terbuka untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Alun-alun Wates, Minggu (7/4) .

WATES (MERAPI) – Kampanye terbuka pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Alun-alun Wates, Minggu (7/4), dihadiri ribuan simpatisan. Sejumlah tokoh nampak hadir dalam kegiatan nasional tersebut, mulai dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara selaku pendukung paslon nomor urut 01, kader-kader partai politik (parpol) koalisi salah satunya Drs HM Idham Samawi, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, serta Tim Kampanye Daerah (TKD) DIY.

Saat menyampaikan orasinya, Rudiantara menyosialisasikan tiga kartu sakti tambahan yang menjadi rencana program Jokowi-Ma’ruf. Ketiganya yakni Kartu Indonesia Pintar yang dilanjutkan sampai jenjang kuliah, Kartu Sembako Murah dan Kartu Pra Kerja. Sebagai informasi, saat ini pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla sudah menelurkan tiga kartu sakti yakni Kartu Indonesia Pintar untuk jenjang SD, SMP dan SMA, Kartu Keluarga Sejahtera serta Kartu Indonesia Sehat.

“Kartu Sembako Murah untuk menambah Kartu Keluarga Sejahtera kita. Ini diberikan agar masyarakat bisa belanja sembako dengan harga lebih murah,” kata Rudiantara sembari menunjukkan tiga kartu sakti kepada peserta kampanye.

Tambahan tiga kartu ini, lanjutnya, menjadi rencana program prioritas Jokowi-Ma’ruf. Diyakininya, hal itu dapat membantu masyarakat pada bidang pendidikan dan kesejahteraan.

“Sehingga urusan pintar, belanja dan sehat masih tetap menjadi urusan nomor satu. Saya di sini bukan sebagai Menkominfo karena menteri nggak boleh kampanye banyak-banyak, tapi sebagai pendukung Jokowi agar terpilih lagi pada periode berikutnya,” kata Rudiantara.

Ia kemudian meminta agar masyarakat tidak menyia-nyiakan kesempatan pada 17 April nanti untuk menggunakan hak pilihnya. Masyarakat juga diminta memantau Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing.

Kulonprogo, lanjutnya, sedang menjadi perhatian pemerintah pusat karena di wilayah ini ada proyek strategis nasional yakni Bandara Internasional Yogyakarta. Bandara internasional ini memiliki kapasitas tujuh kali lipat dari Bandara Adisutjipto sehingga ledakan ekonominya juga diyakini bisa mencapai tujuh kali lipat.

Senada dengan Rudiantara, Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Drs HM Idham Samawi juga meminta agar masyarakat datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya. Dengan ini, masyarakat bisa menjaga keutuhan NKRI. “Ajak teman se-kasur, se-dapur, se-lembur hingga tetangga se RT, se RW, desa, kecamatan bahkan daerah,” katanya.

Sementara Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo yang juga merupakan kader PDIP menyampaikan, cukup banyak program nasional di Kulonprogo yang mendapat dukungan dari pemerintahan Jokowi. Di antaranya, bandara, rumah sakit bertaraf internasional serta jalan bedah menoreh. Kampanye terbuka Jokowi-Ma’ruf diwarnai diakhiri penandatanganan lukisan prasasti dan simulasi pencoblosan paslon nomor urut 01. (Unt)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Santri Nurul Haromain Jadi Duta Anti Hoaks

SENTOLO (MERAPI) - Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Haromain, Taruban Kulon, Tuksono, Sentolo, Kulonprogo menobatkan para santrinya menjadi duta anti hoaks.

Close