Santri Nurul Haromain Jadi Duta Anti Hoaks

Deklarasi Pemilu 2019 yang aman, damai serta bebas dari hoaks dan ujaran kebencian di Ponpes Nurul Haromain. (MERAPI-ISTIMEWA)

SENTOLO (MERAPI) – Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Haromain, Taruban Kulon, Tuksono, Sentolo, Kulonprogo menobatkan para santrinya menjadi duta anti hoaks. Para santri wajib melakukan konfirmasi dan tabayun kepada sumber yang valid yaitu guru atau ulama pewaris ilmu nabi yang secara urutan menerima ajaran langsung, bukan mencari informasi instan dari mesin pencarian di internet.

Pengasuh Ponpes Nurul Haromain, KH M Sirodjan Muniro AR kepada wartawan, Minggu (7/4) menyampaikan, para santri memang dijauhkan dari internet yang kerap diandalkan banyak orang sebagai laman pencarian instan. Sebaliknya, mereka diwajibkan belajar dari guru melalui pertemuan langsung.

“Santri Ponpes Nurul Haromain saya minta tidak mengakses google, tapi harus belajar dari guru hingga sampai ke ajaran rasulullah. Jadi kecil kemungkinan mereka percaya hoaks, kecuali santri yang belajarnya tidak selesai atau hanya setengah. Santri yang seperti ini bahkan rentan menyebarkan hoaks di masyarakat,” kata Kyai Sirodjan.

Para santri Ponpes Nurul Haromain, lanjutnya, selalu diwanti-wanti untuk belajar ilmu agama sampai selesai. Bahkan, santri yang pulang kemudian kembali ke ponpes tanpa membawa teman untuk nyantri dianggap belum berhasil nyantri. Kyai Sirodjan juga berkeyakinan, mereka yang sudah berhasil nyantri tidak akan percaya hoaks apalagi sampai menyebarkannya.

Diungkapkannya, ratusan santri Ponpes Nurul Haromain mendukung penyelenggaraan Pemilu 2019 yang aman, damai serta bebas dari hoaks dan ujaran kebencian. Pihak Ponpes bahkan telah menggelar deklarasi terkait hal itu, pekan lalu.

“Terkait Pemilu, kami mengimbau agar masyarakat menyadari bahwa perbedaan dalam Islam adalah rahmat yang tidak seharusnya menimbulkan perpecahan, termasuk perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi. Mari bersama-sama menyadari bahwa tidak ada yang sempurna di antara kita,” tegasnya. (Unt)

Read previous post:
Perwal Pembatasan Dicabut, Minimarket Waralaba Diminta Urus Izin Swalayan

UMBULHARJO (MERAPI) - Pasca Peraturan Walikota Nomor 79 tahun 2010 terkait pembatasan minimarket waralaba dicabut, beberapa minimarket baru bermunculan. Tapi

Close