Mengundurkan Diri, Dua Siswi Batal Ikut UNBK

Jumpa pers persiapan UNBK dan UASBN oleh Disdikpora Kulonprogo.
(MERAPI-AMIN KUNTARI)

WATES (MERAPI) – Dua siswi dari dua sekolah berbeda di Kulonprogo batal mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP, April mendatang. Keduanya telah resmi mengundurkan diri atas permintaan orangtua masing-masing, sebelum pelaksanaan validasi data peserta ujian, Januari lalu.

Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo, Sumarni menyampaikan, sebelumnya dua siswi tersebut bersekolah di lembaga pendidikan tingkat SMP di wilayah Panjatan dan Kalibawang. Namun kemudian, ada kejadian tidak diinginkan yang membuat keduanya enggan bersekolah lagi. Sumarni menyebut, ada kedekatan dua siswi ini dengan laki-laki.

“Keduanya perempuan. Sama-sama tidak mau sekolah lagi setelah ada kedekatan dengan lawan jenis,” kata Sumarni usai jumpa pers persiapan UNBK di Kompleks Pemkab Kulonprogo, Kamis (14/3).

Pihak sekolah, lanjutnya, sudah berusaha mengunjungi siswi yang bersangkutan. Ada tiga kunjungan yang dilakukan guru BK dan kepala sekolah sebagai upaya penyelesaian persoalan, namun siswi tersebut justru memilih tidak melanjutkan pendidikan. Orangtua keduanya lantas membuat surat pengunduran diri yang ditujukan kepada pihak sekolah.

Menanggapi hal ini, Disdikpora tidak tingal diam. Dinas kemudian berupaya mengarahkan kepada orangtua siswi agar nantinya mereka bisa diikutkan dalam pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Ini mengacu pada implementasi program wajib belajar 12 tahun yang digalakkan pemerintah. “Jadi mereka tidak putus sekolah,” tegasnya.

Sumarni menguraikan, UNBK akan dilaksanakan pada 22-25 April mendatang dengan empat mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA. Saat ini, data peserta UNBK sudah final, berjumlah 5.964 anak, terdiri 3.083 laki-laki dan 2.881 perempuan. Mereka berasal dari 79 sekolah, yakni 36 SMP negeri, 29 SMP swasta, 6 MTS negeri dan 8 MTS swasta. Dari sekian itu, 49 sekolah melaksanakan UNBK secara mandiri sementara 30 lainnya masih menumpang di sekolah lain.

“Tiga sekolah menumpang di SMP, satu sekolah menumpang di SMA, tiga sekolah menumpang di MAN dan 23 sekolah menumpang di SMK,” urai Sumarni.

Sementara terkait Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) tingkat SD di Kulonprogo, Kepala Bidang Pembinaan SD, Disdikpora Kulonprogo, Suharyono mengatakan, dilaksanakan pada 22-24 April dengan tiga mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Jumlah peserta UASBN Kulonprogo sebanyak 6.122 siswa, terdiri dari 3.227 laki-laki dan 2.895 perempuan.

Peserta ujian ini, berasal dari 362 satuan pendidikan yang terdiri dari 273 SD negeri, 60 SD swasta, 3 MI negeri dan 26 MI swasta. Para siswa akan diberi waktu 120 menit untuk mengerjakan soal pilihan ganda dan uraian. (Unt)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
TERAPKAN RESEP ALAMI SUDAH LAMA MAUPUN BARU (5) – Cincau Cegah Hipertensi dan Sariawan

ANEKA bahan alami yang ada di sekitar kita, baik berupa tumbuhan dan satwa, sebagian di antaranya berkhasiat. Cara memanfaatkannya dapat

Close