Perakit Kotak Suara Dikawal Polisi Bersenjata

Pekerja merakit kotak suara di gudang logistik KPU Kulonprogo dikawal polisi. (MERAPI-AMIN KUNTARI)

WATES (MERAPI) – KPU Kulonprogo mulai merakit kotak suara yang akan digunakan dalam Pemilu 2019, di gudang logistik KPU, Senin (11/2). Perakitan yang melibatkan tujuh orang pekerja tersebut ditargetkan bisa menyelesaikan minimal 1.000 kotak suara perhari. Gudang KPU tersebut dijaga polisi bersenjata 24 jam.

Ketua KPU Kulonprogo, Ibah Muthiah menyampaikan, kotak suara yang dirakit berbahan dasar karton dupleks dan direncanakan rampung dalam lima sampai enam hari. “Kami sudah cek ke gudang, tempat penyimpanannya sudah memenuhi syarat seperti adanya alas lengkap,” kata Ibah.

Menurutnya, kotak suara yang semula berupa lembaran dibentuk sesuai pola kemudian diberi pengikat. Setelahnya, kotak tersebut dibungkus menggunakan plastik transparan berukuran besar agar lebih aman. Disebutkan Ibah, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kulonprogo ada 1.258 unit. Jika tiap TPS menggunakan lima kotak suara, maka jumlah seluruh kotak suara untuk keperluan Pemilu 2019 April mendatang adalah 6.290 buah.

“Kemudian ditambah tiap PPK 11 kotak sehingga jika dikalikan jumlah kecamatan di Kulonprogo yakni 12, tambahannya 132. Jadi jumlah seluruhnya adalah 6.422 kotak suara,” terang Ibah.

Salah satu pekerja, Ngadiyono (51), warga Bendungan, sanggup menyelesaikan lebih dari 100 kotak suara perhari. Ia merasa tidak keberatan dengan target yang ditetapkan. “Waktunya malah sisa, terkadang pukul 15.00 WIB sudah selesai. Kami mulai mengerjakannya pagi hari,” katanya.

Ngadiyono yang bekerja sebagai petugas jaga malam di gudang logistik KPU ini mendapat upah Rp 1.000 perkotak suara. Perakitan kotak suara dinilainya sebagai pekerjaan yang mudah karena hanya membentuk sesuai pola. (Unt)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-ANTARA/HENDRA NURDIANSYAH Anggota SAR memantau aktivitas Gunung Merapi di Bukit Klangon, Cangkringan, Sleman, sehari usai dinaikkan statusnya jadi waspada, Selasa (22/5).
Aliran Lahar Hujan Muncul, Mengalir Sampai Kaliadem

SLEMAN (MERAPI)- Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas, pukul 08.58 WIB pada Senin (11/2). Guguran mengarah ke Kali Gendol dengan

Close