GEGER KABAR BUAYA DI SUNGAI BOGOWONTO-Nelayan Menduga Kawanan Ikan Lutok

ilustrasi nelayan

TEMON (MERAPI) – Kabar munculnya penampakan yang menyerupai tiga buaya di area muara Sungai Bogowonto Desa Jangkaran Kecamatan Temon Kulonprogo, membuat warga setempat merasa was-was. Hanya saja, nelayan menduga penampakan yang beredar di media sosial bukanlah buaya muara, melainkan kerumunan ikan lutok.

Seorang nelayan Pantai Congot, Suroto (43) enggan memercayai kabar yang beredar begitu saja. Sebab sebelumnya, sempat ada penampakan yang juga diduga buaya, namun ternyata kerumunan ikan lutok.

“Saya lihat sendiri penampakan yang diduga buaya itu, kemudian saya lemparkan batu ke sana, ternyata kerumunan ikan,” katanya, Rabu (24/10).

Dugaan tersebut diperkuat dengan kebiasaan ikan lutok yang sering bergerombol dan menampakkan diri di permukaan air pada masa-masa seperti saat ini. Suroto berpendapat, jika penampakan tersebut adalah buaya, semestinya kembali menampakkan diri.

“Kalau memang buaya seharusnya setiap siang berjemur. Tapi ini tidak,” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan nelayan lain, Rubingin (42). Menurutnya penampakan yang diduga buaya kali ini berbeda dengan penampakan buaya tiga tahun lalu. Perbedaan yang dimaksud ialah perbedaan warna pada dua peristiwa penampakan buaya tersebut.

“Kalau yang tiga tahun lalu itu jelas memang buaya dan warnanya kuning. Sedangkan yang ini hitam. Kerumunan ikan lutok warnanya memang seperti foto yang viral itu,” katanya.

Di sisi lain, petugas Pos Sea Rider TNI AL Pantai Congot, Rocky Manto menyampaikan, kabar penampakan yang diduga buaya ini mulai santer terdengar sejak Senin (22/10). Pihaknya menduga, buaya tersebut berjenis buaya muara, dicurigai merupakan buaya yang sempat dicari tiga tahun lalu.

“Satu di antaranya berukuran lima meter, kemudian dua lainnya sekitar dua meter. Mungkin anaknya,” kata Rocky.

Kabar penampakan diduga buaya ini telah disampaikan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY. Masyarakat kemudian diimbau untuk mengurangi aktivitas mencari ikan di Muara Sungai Bogowonto, serta diminta berhati-hati saat berada di sekitarnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, petugas Sea Rider TNI AL Pantai Congot telah menyiapkan perangkap berupa jaring berukuran 60×20 meter. Perangkap ini akan ditebar jika penampakan buaya kembali muncul. (Unt)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Belanja Pulsa Warga Kulonprogo Mencapai Rp 74 Miliar

WATES (MERAPI) - Penerapan program Bela Beli Kulonprogo terus diperluas. Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo bahkan mendorong BUMD atau BUMDes di

Close