Waspadai Kebakaran Lahan di Perbukitan Menoreh

WATES (MERAPI) – Masyarakat Kulonprogo yang tinggal di sekitar perbukitan Menoreh diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya kebakaran lahan. Area ini dinilai rawan karena sudah mengalami kekeringan sejak beberapa waktu lalu, serta banyak terdapat ranting yang meranggas.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Ariadi menyampaikan, masyarakat diminta berhati-hati dalam membuang puntung rokok. Selain itu, mereka juga diminta mengamankan sampah kering, mencegah terjadinya korsleting listrik dan menyimpan kayu bakar.

“Kami telah mendata daerah yang berpotensi terjadi kebakaran lahan, yakni area lahan atau hutan di perbukitan Menoreh dengan banyak ranting yang meranggas serta wilayah lain yang memiliki kondisi serupa saat kekeringan,” jelasnya, Minggu (5/8).

Sejumlah wilayah di Kulonprogo, menurut Ariadi, bisa saja mengalami peristiwa kebakaran saat ini. Terutama jika melihat tingkat kekeringan yang tinggi dan semakin meluas di musim kemarau tahun ini. Potensi kebakaran cukup tinggi karena kemarau sudah terjadi selama tiga bulan.

Wilayah yang mengalami kekeringan dan rawan kebakaran, lanjutnya, adalah kawasan hutan dan kawasan pegunungan. Sebab selama musim kemarau ini banyak pohon meranggas sehingga daun dan ranting yang telah kering mudah tersulut api.

“Kebakaran lahan di area pegunungan Tlogolelo, Hargomulyo menjadi bukti adanya potensi kebakaran di Kulonprogo. Wilayah itu telah terdampak kekeringan sejak dua bulan terakhir,” jelas Ariadi. (Unt)

Read previous post:
Realisasi Pajak Hotel dan Restoran Menggembirakan

UMBULHARJO (MERAPI) - Target penerimaan pajak hotel dan restoran diusulkan naik dalam APBD Perubahan 2018 Kota Yogyakarta. Kenaikan pajak itu

Close